Banner v.2

Pedagang Pasar Wonokriyo Minta Keringanan Retribusi

Pedagang Pasar Wonokriyo Minta Keringanan Retribusi

Bupati Kebumen, Hj Lilis Nuryani menandatangani dokumen penyerahan pengelolaan pasar Wonokriyo, Rabu (249).--

Pengelolaan Dikembalikan Ke Pemkab 

KEBUMEN - Sejumlah pedagang Pasar Wonokriyo Gombong meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memberikan keringanan biaya retribusi seiring dengan berakhirnya masa pengelolaan pasar oleh pihak ketiga. Harapan itu disampaikan setelah pengelolaan pasar resmi kembali ke Pemkab, Rabu (24/9).

Ketua Pedagang Pasar Gombong, Haryono, menegaskan para pedagang berharap beban retribusi dapat diturunkan. Di samping itu, dengan kewajiban pedagang yang membayar retribusi diharapkan juga hak pedagang dapat dipenuhi seperti keamanan, kebersihan dan kenyamanan. 

"Kami mohon bupati dengan persetujuan dari OPD maupun dewan monggo tarif retribusi Pasar Wonokriyo Gombong diturunkan," ungkapnya katanya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindag KUKM) Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi, mengatakan pihaknya masih mengkaji mekanisme pemberian keringanan tersebut. 

"Kita bisa memberikan keringanan retribusi, itu ada prosesnya, kami berpesan kepada para pedagang agar terus menjaga kebersihan, ketertiban, dan rasa kebersamaan. Kami, pemerintah akan berupaya memberikan fasilitas dan pelayanan terbaik. Akan tetapi keberhasilan pengelolaan pasar tetap memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh pihak,” jelasnya.

Sementra itu Bupati Kebumen, Lilis Nuryani mengatakan, pasar ini telah memberi manfaat besar bagi tumbuhnya perekonomian rakyat sejak dibangun pada tahun 1995. Menurutnya momentum ini bersejarah karena dengan demikian pengelolaan pasar sepenuhnya berada di bawah tanggungjawab pemerintah daerah meliputi seluruh aset dan kelola pasar.

"Semua aset ini akan menjadi tanggung jawab bersama, dan tentu saja kita harapkan bisa semakin memberikan manfaat bagi para pedagang dan masyarakat luas," kata Bupati.

Bupati berharap dengan dikelolanya Pasar Wonokriyo oleh pemda pengelolaan pasar semakin baik, tertata, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. 

"Kita juga ingin pasar ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Menjadi tempat berdagang, sekaligus menjadi penggerak kesejahteraan dan ruang interaksi sosial masyarakat," jelas Lilis. (fur)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: