Banner v.2

Cuaca Buruk, Petani Tembakau Kebumen Merugi

Cuaca Buruk, Petani Tembakau Kebumen Merugi

Petani tembakau Desa Peniron Kecamatan Pejagoan, saat memanen daun tembakau. Musim panen ini harga jual daun tembakau turun drastis.--

KEBUMEN - Cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini menyebabkan kualitas daun tembakau siap panen milik petani menurun. Akibatnya harga jual daun tembakau di tingkat petani juga ikut anjlok, yakni di harga Rp 3 ribu perkilogramnya.

Hal tersebut dirasakan oleh petani tembakau di Desa Peniron Kecamatan Pejagoan, yang hasil panen tahun ini menurun cukup signifikan. Selain itu, akibat buruknya kualitas daun tembakau juga menyebabkan anjloknya harga daun tembakau di tingkat petani.

Menurut salah seorang petani tembakau di Desa Peniron Sijan mengatakan menurunnya kualitas daun tembakau pada tahun ini, disebabkan oleh cuaca buruk atau turunnya hujan yang mengguyur daun tembakau siap panen. Akibatnya daun tembakau siap panen tersebut, menguning dan sebagian membusuk sebelum dipanen.

Petani juga mengeluhkan dengan anjloknya harga jual daun tembakau, dimana yang biasanya dijual di harga Rp 9000,- per kilogram nya saat ini hanya laku di harga Rp 3000,- per kilogram.

"Para petani di desa ini mengaku harus merugi, karena tidak mampu menutup biaya produksi," tuturnya.

Meski demikian para petani tetap bisa merasakan panen. Ini lebih baik dari pada tidak panen sama sekali.

"Ini sih Alhamdulillah bisa panen raya cuma agak berkurang produksinya,  karena cuaca hujan terus. Selain itu masalah harga juga anjlok. Biasanya 1 kilogram 8 sampai 9 ribu untuk tahun ini merosot ada yang 3 ribu sampai 5 ribu kondisi basah," paparnya.

Adapun, untuk kondisi kering harga pasaran saat ini Rp 65 hingga  70 ribu perkilogram. Jika dihitung harian sebenarnya sudah terbayar.  Hanya saja tidak untung.

"Kalau dikalkulasi secara hitungan harian sebenarnya sih sudah kebayar ya. Cuma hasil untung ruginya belum maksimal kalau di biaya operasional nya," ucapnya. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: