32 Pasien Bibir Sumbing Jalani Operasi Gratis
Bupati Kebumen, Hj Lilis Nuryani mengunjungi operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis di Aula RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen, Sabtu (69).--
KEBUMEN - 32 pasien bibir sumbing dan langit-langit mendapatkan operasi gratis. Ini dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di Aula RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen, Sabtu (6/9).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), Pemkab Kebumen serta Yayasan Permatasari Semarang.
Direktur RSDS Kebumen dr Arif Komedi menjelaskan bahwa pihak RSUD berperan sebagai penyedia fasilitas.
"Jadi kami sebagai penyedia tempat untuk melakukan operasi dan untuk merawat pasien pasca operasi. Jumlahnya 32 orang," terang dr Arif.
Operasi yang dilaksanakan sejak Jumat tersebut melibatkan Yayasan Permatasari Semarang sebagai tim pelaksana. Pasien adalah anak-anak yang berasal dari berbagai kecamatan di Kebumen hingga luar daerah, yakni Purworejo, Cilacap, dan Wonosobo.
Kepala Dinkes PPKB Kebumen dr Iwan Danardono, berharap kegiatan tersebut dapat memperbaiki kualitas hidup para pasien.
"Tujuan utama kita adalah memperbaiki kondisi fisik pasien, meningkatkan kepercayaan diri dan secara keseluruhan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Kebumen," ujarnya.
Di kesempatan tersebut, Bupati Kebumen, Hj Lilis Nuryani menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang terjalin antara Yayasan Permata Sari, Dinas Kesehatan PPKB RSUD dr Soedirman dan Puskesmas, dengan melahirkan sebuah kepedulian nyata.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kasih sayang dan solidaritas. Kita percaya kesehatan tidak hanya tentang terbebas dari penyakit, tetapi juga tentang bagaimana seseorang bisa tumbuh dengan bahagia, bisa tersenyum dengan penuh keyakinan, serta dapat menjalani hidup dengan lebih baik," kata Bupati Lilis.
Sementara itu Ketua Yayasan Permatasari Dr Ir Endang Sri Sarastri, mengimbau kepada para ibu, khususnya pengantin baru, untuk lebih memperhatikan asupan gizi.
"Setelah operasi, kami berharap mereka bisa beraktivitas dan bersosialisasi seperti orang normal, bersekolah dan bermain bersama teman-teman," ujar Endang. (mam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

