NU Ajak Warga tidak Mudah Terprovokasi
Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) NU Kebumen, Toha Masrur--
KEBUMEN- Organisasi massa Nahdlatul Ulama (NU) meminta warga tetap tenang dan tidak terprovokasi menyikapi sejumlah aksi unjuk rasa di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kebumen.
Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) NU Kebumen, Toha Masrur, menegaskan setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum. “Indonesia adalah negara hukum. Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan tindakan yang justru merugikan diri sendiri, masyarakat, maupun merusak persatuan bangsa,” ujarnya, Senin (1/9).
Toha menekankan pentingnya sikap tabayyun atau klarifikasi sebelum merespons berbagai isu yang beredar. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan musyawarah serta menjunjung tinggi nilai ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan) demi menjaga kondusivitas daerah.
"Dengan hati yang sejuk dan pikiran jernih, kita bisa menghadapi segala bentuk provokasi. Mari bersama-sama menjaga kerukunan, persatuan, dan kedamaian demi Indonesia yang lebih adil dan sejahtera," ujar dia.
Senada juga diungkapkan Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen, Dr Imam Satibi. Imam menyerukan kader NU bisa menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah dalam menciptakan kondisi yang aman dan damai termasuk menjaga Kebumen yang tercinta.
"Kami menghimbau warga NU untuk tidak goyah dan loyal pada kesetiaan NKRI serta komitmen dalam menegakan ajaran kesepuhan NU cinta pada tanah akhir sebagaian dari iman. Kita tetap mengedepankan kemaslahatan berbangsa dan bernegara diatas kepentingan yang lain," ujar Imam, kemarin (1/9). (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
