Pembangunan Desa Didorong Perhatikan Mitigasi Bencana
Suasana Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang dilaksanakan di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Selasa (19/8).--
KEBUMEN- Pembangunan wilayah diminta tidak hanya fokus pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Hal ini juga berlaku dalam satuan pemerintahan terkecil, seperti desa. Sebab, upaya pengurangan risiko bencana merupakan bagian integral dari pembangunan berkelanjutan.
Hal itu terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang dilaksanakan di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Selasa (19/8).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Udy Cahyono melalui Humas Heri Purwoto, menyampaikan dalam kegiatan ini BPBD ikut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, BPBD Kebumen menyampaikan pentingnya integrasi program kebencanaan ke dalam dokumen perencanaan desa. Hal ini meliputi penguatan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana, peningkatan infrastruktur tangguh bencana, serta pengelolaan potensi risiko yang ada di wilayah pesisir Karangbolong.
“Musrenbangdes adalah momentum strategis untuk memastikan bahwa pembangunan desa tidak hanya fokus pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek mitigasi dan kesiapsiagaan bencana," ujar Heri Purwoto, Minggu (24/8).
Di saat bersamaan, BPBD Kebumen mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Desa Karangbolong dalam memberikan usulan, khususnya terkait kebutuhan sarana dan prasarana evakuasi, pelatihan relawan desa tangguh bencana, serta upaya pelestarian lingkungan di kawasan pesisir.
"Kehadiran BPBD dalam Musrenbangdes ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk mewujudkan desa tangguh bencana serta meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat," imbuh Heri Purwoto.(cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

