39 Tahun Mengabdi, Pensiun Pulang Jalan Kaki
Suis Idawati mengakhiri masa jabatannya sebagai Camat Karanganyar 1 Juni 2025.--
Perjalanan Karir Suis Idawati, Sosok Camat Karanganyar yang Sangat Dicintai
Suis Idawati adalah sosok sosok Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sangat menekuni pekerjaannya. Bagaimana tidak, lebih dari separuh hidupnya ia dedikasikan untuk menjadi pelayanan masyarakat. Kini diusianya ke 58 tahun, perempuan bertubuh tegap itu resmi purna tugas pada 1 Juni 2025 sebagai Camat Karanganyar, Kabupaten Kebumen.
SAIFUR ROHMAN, Kebumen
Kepergian Suis turut membawa kesedihan bagi para pegawai dan seluruh instansi pemerintahan di lingkup Kecamatan Karanganyar. Karenanya, sebagai bentuk penghormatan, dihari terakhir ia bekerja pada Rabu sore 28 Mei 2025, ia diantar ke ke kediamannya di Jalan Tentara Pelajar, Karanganyar dengan jalan kaki.
Lebih dari 300 orang turut mengantar Suis ke rumahnya, baik itu Forkopimcam, tokoh masyarakat setempat, seluruh pegawai kecamatan, kepala desa, serta sekretaris desa, pendamping desa, pegawai BUMN/BUMD di kecamatan, pegawai puskesmas, PKK, penyuluh agama, penyuluh tani/ternak, dan juga guru-guru TK atau Paud.
Kisah perjalanan Suis sebagai abdi negara dimulai pada tahun 1986, usai tamat pendidikan SMA, ia mencoba mendaftar PNS dan diterima di Kebumen. Kariernya dimulai dari bawah, ia pertama bertugas ditempatkan di Kantor Pembantu Bupati Kebumen Wilayah Timur, Prembun yang membawaih dua kecamatan, yakni Kecamatan Prembun dan Mirit.
"Saya itu tahun 1985 tamat SMA, kemudian pada 86 saya mendaftar Capeg (calon pegawai) kalau sekarang CPNS, dan Alhamdulillah diterima. Saat itu ditugaskan sebagai staf di Kantor Pembantu Bupati Kebumen Wilayah Prembun, saya pun tinggal di sana, karena saya di Karanganyar," ujar Suis di kediamannya, Kamis 28 Mei 2025.
Di Prembun, Suis bertugas cukup lama yakni kurang lebih 14 tahun, ia setiap hari disibukan membantu urusan pekerjaan di dua kecamatan yang menjadi wilayahnya. Dari situlah Suis muda berpikir dan bercita-cita kelak suatu saat bisa menjadi seorang camat. Impian itu pun terwujud, tepat pada 2010, ia diangkat pertama kali sebagai camat Padureso.
Namun sebelum itu, Suis bercerita menjadi PNS bukanlah barang yang mewah, kehidupan PNS waktu cukup memprihatinkan, ia ingat gaji pertamanya sebagai Capeg/CPNS pada 1 Maret 1986 sebesar Rp 44.000 ribu. Ia pun tetap menjalani dengan rasa syukur. Bahkan semangatnya untuk terus maju dalam bekerja ia buktikan dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.
"Waktu itu karena karier PNS membutuhkan jenjang yang lebih tinggi, jadi saya bekerja sambil kuliah, melanjutkan S1 di Universitas Tidar Magelang di tahun-tahun 90-an. Jadi habis selesai kerja itu saya naik bus ke Magelang dari Prembun untuk kuliah, kadang-kadang harus izin Bupati karena harus kuliah," terang Suis.
Saking lamanya bertugas di Prembun, sampai-sampai Suis gadis menemukan jodohnya di sana, yakni seorang polisi muda asal Yogyakarta bernama Sudaryono yang bertugas di Kebumen, tepatnya di Polsek Prembun. Ia setiap hari bertugas sebagai pengatur lalu lintas di wilayah Prembun, sehingga disanalah buih-buih cinta muncul, seperti kata pepatah Jawa 'Witing Tresno Jalaran Soko Kulino.'
Suis dan Sudaryono sama-sama bertugas lama di Prembun, karena kerap bertemu, akhirnya dua insan ini sama-sama jatuh hati. Singkat cerita, Suis kemudian menikah dengan pria idamannya pada 25 Mei tahun 2000, atau pasca Reformasi.
Di tahun itulah, karier Suis mulai merangkak naik, saat terjadi likuidasi pada 2001, ia kemudian digeser ke Kelurahan Karanganyar dan dipromosikan sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas). Karena kinerjanya baik, empat tahun setelahnya tepatnya 2005 sampai 2006 ia diangkat lagi sebagai Sekretaris Kelurahan.
"Saya pertama kali diangkat sebagai lurah pada 2006 sampai 2008 yaitu sebagai Lurah Karanganyar, dan 2008 sampai 2010 saya dipromosikan lagi sebagai Sekretaris Camat di Karanganyar," terang Suis ibu dari empat anak ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

