Banner v.2

Guru Madrasah Dituntut Membuat Soal HOTS

Guru Madrasah Dituntut Membuat Soal HOTS

Di madrasah guru dibekali kemampuan membuat soal HOTS melalui workshop dengan dilarangnya soal PAS dibuat oleh KKM atau KKG.-Foto Yudha Iman/ Radar Banyumas -

PURWOKERTO - Kondisi dimana siswa MI sederajat saat ini selalu dijejali medsos setiap harinya menuntut anak harus mampu menganalisis sesuatu.

Ketua KKM MI Banyumas, H Saridin SAg MPd mengatakan dengan kondisi tersebut seorang guru madrasah juga harus mampu membuat soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) agar anak pintar menganalisis.

BACA JUGA:Perampok di Purwokerto Dikejar Warga, Setengah Jam Kemudian Tertangkap, Uang Rp 70 Juta Nyaris Raib

"Tidak langsung ketika menerima informasi menelannya mentah-mentah. Guru saja terkadang ketika menerima berita langsung dishare padahal belum dibaca," katanya.

Saridin mengungkapkan melalui workshop penulisan soal Penilaian Akhir Semester (PAS) MI Selasa ini (25/10) menjadi sebuah penyegaran agar pelaksanaan PAS MI nantinya lebih berhasil. Meski workshop hanya satu hari, yang lebih panjang adalah pekerjaan rumah atau tugas guru yang harus dikerjakan setelahnya.

BACA JUGA:Pulang Dari Bank, Bawa Uang Rp 70 Juta, Warga Pasirmuncang Purwokerto Barat Nyaris Dirampok Di Depan Rumahnya

"Mudah-mudahan hasilnya dapat digunakan masing-masing MI untuk membuat soal. Jika semua soal dari 185 MI di Banyumas berbeda, MI bisa saling tukar soal PAS," doanya.

BACA JUGA:Soal UMK 2023, DPRD : Pembahasan Dalam Waktu Dekat

Harapannya ke depan semua guru MI di Banyumas telah memiliki kemampuan membuat soal HOTS. Kepada pihak madrasah pesannya agar guru yang diutus mengikuti workshop berganti setiap tahun. (yda)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: