Cara Kotulingga Ajarkan Bahasa Tanpa Suara dari Sudut CFD Purbalingga
Komunitas Tuli Purbalingga (Kotulingga) mengajar Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) kepada pengunjung Car Free Day.-Alwi Safrudin/Radarmas-
BACA JUGA:Melihat Jejak Komunitas Dharma Bhakti Patanjala di Purbalingga
Sri membayangkan petugas di MPP, Dindukcapil, hingga bank mampu melayani Teman Tuli dengan bahasa yang dipahami. Bukan sekadar formalitas, tapi empati.
Ketua Kotulingga, Mohamad Aji Nugroho, menyampaikan ajakan terbuka kepada masyarakat. Ia memastikan komunitasnya akan terus hadir.
“Mulai 2026, setiap Minggu pukul 06.00 WIB kami ada di Car Free Day. Siapa pun boleh belajar Bisindo,” kata Aji.
Lewat tarian jemari di ruang publik, Kotulingga ingin menegaskan satu hal. Di Purbalingga, tak boleh ada warga yang terasing dalam sunyi. (***)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

