Banner v.2

Beras Jenggawur Tak Pernah Sepi Peminat, Panen Belum Datang tapi Pesanan Sudah Mengular

Beras Jenggawur Tak Pernah Sepi Peminat, Panen Belum Datang tapi Pesanan Sudah Mengular

Beras Jenggawur, primadona Banjarnegara yang laris manis.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BACA JUGA:Menjaga Denting Tatah di Tengah Sepi Pengrajin Wayang Banjarnegara

"Kami pakai saluran cadangan supaya sawah tetap bisa ditanami. Yang penting produksi jalan. Prioritas kami sebenarnya mencukupi kebutuhan warga Jenggawur dan Banjarmangu dulu," ujarnya.

Soal distribusi, Pranyoto tak menampik dominasi pedagang perorangan yang berani membeli gabah dengan harga tinggi. Namun desa tak ingin hanya menjadi penonton.

"Ke depan kami ingin beras Jenggawur dikelola sebagai produk unggulan desa lewat Bumdes, bersinergi dengan Koperasi Merah Putih. Supaya petani sejahtera dan harga tetap terjangkau bagi warga Banjarnegara," katanya.

Di Jenggawur, padi bukan sekadar tanaman, tetapi identitas, kebanggaan, sekaligus sumber penghidupan. Dari aliran Sungai Merawu hingga meja makan, beras Jenggawur terus membuktikan bahwa kualitas lokal mampu berbicara di pasar yang lebih luas tanpa kehilangan akarnya di sawah desa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: