Digitalisasi Koperasi Perlu Persiapan dan SDM Berkompeten
ilustrasi koperasi --
PURWOKERTO- Pemkab Banyumas melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinnakerkop dan UKM) Kabupaten Banyumas, mendorong koperasi agar melek digital. Salah satunya dengan membuat aplikasi, agar dalam satu genggaman bisa melayani banyak kebutuhan.
"Prosesnya bertahap untuk membuat aplikasi, karena sifatnya investasi yang tidak sedikit," papar Kepala Bidang Koperasi Dinnakerkop dan UKM Kabupaten Banyumas, Suntoro.
Selain itu, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang paham tentang IT, untuk mengoperasionalkan aplikasi yang dibuat.
BACA JUGA:SK Penerima Bansos Dampak Inflasi Dari APBD Banyumas Terus Berproses, Butuh SK Bupati Husein
Suntoro mengatakan, saat ini diperlukan untuk terjun ke dunia digital. Sebab sudah masanya semua layanan secara digitalisasi.
"Mau tidak mau, siap tidak siap harus bisa membaur, kalau tidak bergerak dari sekarang bisa ketinggalan," katanya.
BACA JUGA:Menteri BUMN Erick Thohir Kunjungi Trauma Healing Korban Gempa Cianjur
Dia menuturkan, belum semua koperasi di Kabupaten Banyumas menerapkan digitalisasi. Ada juga aplikasi koperasi memakai pihak ketiga, seperti untuk pembayaran listrik melalui aplikasi.
"Kalau sekarang ada 547 koperasi yang tercatat di Kabupaten Banyumas," tuturnya.
Dari total tersebut, koperasi aktif berkisar setengahnya. Dikatakan koperasi aktif dengan acuan dari kegiatan rutin rapat anggota. Sedangkan koperasi yang tidak aktif, belum ada informasi pembubaran. Pasalnya untuk pembubaran koperasi membutuhkan proses panjang. (ely)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
