Vaksin Sekaligus Dapat Bansos, Kenapa Tidak
BERSAMAAN: Penyaluran BLT DD Desa Pandak sekaligus penyisiran keluarga penerima manfaat yang belum vaksin
SUMPIUH-Upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan di wilayah Kecamatan Sumpiuh. Kreativitas terus diasah. Kali ini dalam kesempatan penyaluran bantuan langsung tunai dana desa 2022 tiga tahap sekaligus di Desa Pandak.
Camat Sumpiuh Ahmad Suryanto menyampaikan penyisiran dilakukan terhadap penerima manfaat bantuan langsung tunai dana desa. Diperoleh satu orang yang belum vaksinasi.
"Penerima manfaat bantuan sosial yang terjaring belum vaksinasi dan memenuhi syarat untuk divaksin dibawa ke puskesmas," kata Ahmad, Selasa (8/3).
Berbeda dengan tahun sebelumnya penyaluran BLT DD di Kecamatan Sumpiuh dilakukan secara serentak. Di awal tahun ini setiap desa pengajuan tidak berbarengan.
Momen tersebut, dibeberkan Ahmad justru menjadi strategi dalam percepatan vaksinasi. Sehingga, lebih mudah dikoordinasikan dengan puskesmas untuk penyisiran.
Sebagaimana Perpres RI Nomor 14 Tahun 2021 bahwa setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin yang tidak mengikuti vaksinasi dapat dikenakan sanksi administrasi. Salah satunya, penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial.
https://radarbanyumas.co.id/mau-dapat-bansos-wajib-sudah-vaksinasi/
"Setelah waktu itu razia kendaraan di Taman Kota. Sekarang, vaksinasi di penyaluran BLT DD, nanti direncanakan ada razia masker sambil vaksinasi," jelas Ahmad.
Percepatan vaksinasi dengan sasaran belum dosis 1, 2 dan boster yang memenuhi persyaratan. Sehingga, dapat tervaksin semua terutama lanjut usia. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


