Banner v.2

Pembeli Masih Belum Bawa Kantong Sendiri

Pembeli Masih Belum Bawa Kantong Sendiri

SOSIALISASI: Kepala UPKP Wilayah Sumpiuh berbincang pengurangan penggunaan kantong plastik dengan pembeli minuman kemasan. (FIJRI/RADARMAS) Pemantauan Penggunaan Kantong Plastik di Toko Modern Wilayah Sumpiuh SUMPIUH - Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan (UPKP) Wilayah Sumpiuh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas melakukan pemantauan penggunaan kantong plastik di toko modern di wilayah Sumpiuh. Menyusul adanya surat edaran tentang pengurangan penggunaan kantong plastik dan styrofoam mulai 1 Maret. "Hasil pemantauan, pembeli yang belanja tidak membawa kantong belanja sendiri," jelas Kepala UPKP Wilayah Sumpiuh Titien Isnaeni, Jum'at (4/3) di sela pemantauan. Beberapa pembeli yang belanja. Dijelaskan untuk mulai membiasakan membawa kantong belanja sendiri. Sehingga, terjadi pengurangan penggunaan plastik. Pembeli yang hanya belanja sedikit. Seperti cuma roti, air mineral, minuman energi, cokelat, susu kotak. Disarankan untuk tidak meminta kantong plastik kepada kasir. "Ada pelajar yang membeli cokelat. Meminta pengertian, langsung dimasukan tas saja. Tidak meminta kantong plastik ke kasir," kata Titien. Pembeli menyatakan tidak keberatan tanpa kantong plastik. Sebab, belanja hanya sedikit. Ketika sedang pemantauan, Parma Nugraha, asal Bandung, Jawa Barat mampir ke toko modern. Ia menyatakan mendukung gerakan pengurangan penggunaan kantong plastik. https://radarbanyumas.co.id/banyumas-ditarget-bebas-sampah-pada-juli-2022/ "Hanya membeli minuman kemasan tidak perlu kantong plastik," kata Parma bersama rekannya yang transit istirahat. Toko modern ini menyediakan kantong kain. Akan tetapi, saat pemantauan persediaan habis. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: