Program Pengembangan Kapasitas Usaha dan Ruang Pintar PNM di Pageralang
Pimpinan Cabang PT PNM Purwokerto menyerahan plakat simbolis sebagai wujud kerja sama dengan Pemkab Banyumas. FIJRI/RADARMAS
KEMRANJEN - PT. Permodalan Nasional Madani Cabang Purwokerto PNM Mekaar Kemranjen Area Banyumas 2 Region Purwokerto melakukan pengembangan kapasitas usaha, pengukuhan pelatihan olahan makanan berbahan durian dan launching ruang pintar di Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen.
Rahmad Sadono Pimpinan Cabang PT. PNM Purwokerto menjelaskan klasterisasi usaha olahan makanan durian dilakukan sejak 16 November 2021 lalu. Antara lain motivasi dan pembahasan potensi yang ada di Desa Pageralang.
"Potensi di Desa Pageralang adalah duriannya manis. Namun, ada yang kurang manis, mau diapakan. Bagaimana durian yang kualitasnya kurang bisa memiliki nilai ekonomis tinggi," jelas Rahmad Sadono, Jum'at (10/12).
Guna meningkatkan kapasitas usaha warga untuk olahan makanan berbahan durian. PT. PNM memberikan modal finansial. Juga, modal intelektual dengan membekali ilmu. Misalnya, pengemasan produk yang menarik dan marketing atau pemasaran.
Tak hanya itu, PT. PNM masih menambahkan modal sosial berupa Ruang Pintar dengan fasilitas lengkap. Seperti buku, internet, laptop dan pendamping.
"Ruang pintar untuk anak-anak dari usia PAUD sampai sekolah dasar," imbuh Rahmad Sadono dalam kegiatan yang dihadiri Forkopincam Kemranjen.
Kepala Desa Pageralang Sumadi menyampaikan sangat berterima kasih atas pilot project dari PT PNM. Telah melakukan pelatihan pembuatan pruduk olahan makanan berkualitas.
"Langkah terbaik dari PT. PNM untuk Desa Pageralang sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga," kata Sumadi.
https://radarbanyumas.co.id/holding-ultra-mikro-gabungan-bri-pegadaian-dan-pnm-bakal-matikan-rentenir/
Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan PT. PNM telah memberikan kontribusi untuk peningkatan kapasitas usaha menengah kecil mikro (UMKM) dengan meningkatkan nilai tambah dari durian.
"Dan yang lebih penting lagi adalah marketingnya. PT. PNM juga membantu marketing, mencari pasarnya," tandas Sadewo.
Pelatihan pembuatan produk olahan durian diikuti oleh 30 orang nasabah PT. PNM di Desa Pageralang. Pelatihan sudah berjalan tiga kali. (Adv/fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
