Banner v.2

Tradisi Unduh-Unduh, Harmonisasi Antar Umat Beragama di Kedunguter

Tradisi Unduh-Unduh, Harmonisasi Antar Umat Beragama di Kedunguter

Prosesi tradisi Unduh-Unduh dikemas dalam bentuk kirab dan grebeg gunungan hasil panenan yang dihelat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Banyumas, Minggu (12/10). -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Tradisi Unduh-Unduh Gereja Kristen Jawa (GKJ) Banyumas di Desa Kedunguter Kecamatan Banyumas menjadi potret harmonisasi antar umat beragama, Minggu (12/10). Momen perayaan wujud syukur atas hasil panenan.

Pendeta Gati Seputro mengatakan tradisi Unduh-Unduh kali ini terdapat lima gunungan yang dikirab jalan kaki keliling lingkungan. Dua gunungan sayur mayur dan buah, satu gunungan perabot rumah tangga, satu gunungan jajanan anak, satu gunungan beraneka macam bumbu dapur, sabun, pelembut pakaian.

"Setiap tahun di Oktober, kami merayakan tradisi Unduh-Unduh. Hasil bumi dipersembahkan ke gereja untuk dilelang, ada juga yang diperebutkan atau grebeg oleh masyarakat sekitar," kata Pendeta Gati di lokasi.

Tidak semua jemaat GKJ Banyumas merupakan petani. Oleh karena itu, bagi yang tidak mempunyai hasil bumi maka membeli sesuatu untuk dipersembahkan ke gereja. Sebagian dilelang, sebagian lainnya digrebeg atau diperebutkan oleh masyarakat.

BACA JUGA:Jamjaneng Terus Hidup Lewat Tradisi Selapanan

Pendeta Gati menyampaikan ketika menerima berkat dari Tuhan maka tidak untuk dinikmati sendiri. Juga berbagi dengan orang-orang sekitar melalui grebeg gunungan hasil panenan.

"Tradisi Unduh-Unduh sekaligus wujud harmonisasi dan tolerasi antar umat beragama," sambung Pendeta Gati.

Masyarakat sekitar GKJ Banyumas diantaranya anak, remaja dan  orang tua datang untuk grebeg lima gunungan. Supaya tertib, diarahkan sesuai dengan yang diminati dalam mengambil.

Anak-anak dan remaja menyerbu gunungan yang berisi bermacam jajanan. Sedangkan orang tua tersebar berebut di gunungan hasil bumi, perabot dan aneka bumbu dapur dan lainnya. Hadir anggota Polsek Banyumas untuk pengamanan kegiatan.

BACA JUGA:Memetri Bumi, Tradisi Pertanda Memasuki Musim Tanam di Prembun

Salah satu warga muslim, Endah menuturkan bersama beberapa tetangga datang ke GKJ Banyumas setelah mendapat informasi adanya acara grebeg gunungan hasil panenan.

"Kebersamaan antar umat beragama, kita saling menghormati. Dari yang didapat di grebeg gunungan, bisa mengurangi pengeluaran," ujar Endah. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: