Warga Gerumbul Karet Swadaya Cor Tinggikan Parapet
Warga Gerumbul Karet swadaya melakukan pengecoran di atas parapet sebagai antisipasi luapan air Sungai Angin, Kamis (25/9). -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Warga RT 4 RW 4 di Gerumbul Karet Kelurahan Sumpiuh Kecamatan Sumpiuh melakukan swadaya peninggian parapet Sungai Angin. Sebab, ketika intensitas hujan tinggi masih terjadi luapan banjir. Peristiwa terbaru pada Jum'at (19/9) kemarin.
"Swadaya warga melakukan pengecoran setinggi 22 centimeter di atas parapet," kata warga Ngadirin, Kamis (25/9) di lokasi.
Warga setempat menilai bangunan parapet masih kurang tinggi. Sejak proses pembangunan hingga kini, luapan banjir bolak balik terjadi yang berimbas ke pemukiman dan areal persawahan tergenang.
Peninggian darurat dengan bahan seadanya seperti batang pohon pisang tidak efektif. Oleh karena itu, warga bermusyawarah dan diputuskan gotong royong menambahkan cor di atas parapet.
BACA JUGA:Bekas Longsor Parapet Sungai Gintung Mulai Ancam Pemukiman
Sungai Angin pada tahun anggaran 2023 lalu digelontor anggaran oleh pusat sebanyak Rp 23 miliar untuk pembangunan parapet. Penanganan banjir yang menjadi langganan terjadi di wilayah Gerumbul Karet.
"Panjang cor peninggian parapet ditargetkan sekira 500 meter untuk antisipasi luapan banjir. Tapi belum selesai, bertahap menyesuaikan ketersediaan material hasil donasi warga," imbuh Ngadirin.
Hari ini, sejumlah kekurangan material untuk peninggian parapet datang. Dari target panjang pengecoran, baru tergarap kurang lebih separonya.
Di tengah kesibukan aktivitas keseharian, warga menyempatkan diri untuk gotong royong penanganan banjir secara swadaya. Berbagi tugas pengecoran di atas parapet.
BACA JUGA:Buntut Proyek Parapet Sungai Angin, TPST Sumpiuh Hutang ke TPA BLE
"Peninggian parapet adalah harapan warga ketika suatu saat nanti debit air kembali meningkat, semoga kami tidak kebanjiran," tandas Ngadirin. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

