Banner v.2

Bekas Longsor Parapet Sungai Gintung Mulai Ancam Pemukiman

Bekas Longsor Parapet Sungai Gintung Mulai Ancam Pemukiman

Longsornya Parapet Sungai Gintung mengancam rumah di pemukiman warga setempat.-Pemerintah Kecamatan Kaligondang untuk Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pondasi tebing atau Parapet Sungai Gintung di Dusun Mlayang RT 17 RW 7 Desa Sidareja Kecamatan Kaligondang kini mengancam pemukiman rumah warga. Parapet yang longsor 10 hari lalu, kini karena curah hujan masih signifikan, maka tanah dekat pemukiman semakin tergerus.

Camat Kaligondang, Sugeng Riyadi SH, Kamis 27 Februari 2025 menjelaskan, kini ada dua rumah paling terancam. Yaitu rumah Amin Maruf dan rumah Nurjanah.

Sugeng menambahkan, Parapet Sungai Gintung setinggi 3 meter di belakang rumah Amin Maruf sepanjang 14 meter, dan di belakang rumah Ibu Nurjanah sepanjang 10 meter longsor tergerus arus Sungai Gintung. Sampai kini masih terjadi gerusan.

Karena parapet berada di bantaran Sungai Gintung berdekatan dengan pemukiman penduduk, maka jika ada banjir susulan, maka berpotensi menggerus parapet sisi lainnya dan juga menggerus pondasi rumah warga yang lokasinya di tepi sungai.

BACA JUGA:Panas! Warga Desa Arenan Usir Alat Berat di Lokasi Penambangan Galian C di Sungai Gintung

BACA JUGA:Tiga Anak Main Air, Terjun dari Atas Jembatan Sungai Gintung, Tewas Tenggelam

"Kami secara berjenjang sejak laporan pemerintah desa telah melaporkan secara resmi ke sejumlah instansi tembusan Bupati Purbalingga," tambahnya.

Laporan melalui surat telah diberikan Kepala BPBD Kabupaten Purbalingga, Kepala BBWS SO, pada Rabu 26 Februari 2025. Kemudian, personil dari Kecamatan Kaligondang didampingi Sekretaris Desa meninjau lokasi siang tadi.

"Harapan kami segera ada penanganan. Meski masih penanganan darurat, namun sudah ada upaya meminimalkan potensi kerusakan atau dampak," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: