Lima Tahun Rusak, Jembatan di Sumpiuh Belum Diperbaiki
MELINTAS : Seorang warga melintasi jembatan bambu Kedung Rangsang, Senin (6/8).FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS
SUMPIUH - Jembatan penghubung Desa Selanegara dengan Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh belum juga diperbaiki. Padahal jembatan yang mengalami rusak parah akibat banjir bandang itu, sudah rusak sejak lima tahun lalu.
Warga Desa Selanegara, Yono mengatakan, jembatan tersebut merupakan akses utama bagi warga. Kerusakan menyebabkan akses warga tersendat. "Warga ke Gereja di Banjarpanepen dan anak-anak sekolah setiap hari melalui jembatan, lebih dekat. Tanpa jembatan ini, jarak tempuh memutar mencapai dua kilometer lebih," ungkap Yono sembari menunjukan bangkai jembatan beton di sungai, Senin (6/8).
Lantaran belum juga mendapat pengganti jembatan, warga swadaya membuat jembatan rakit dari bambu. Namun demikian, menurutnya jembatan bambu hanya dapat bertahan paling lama satu tahun. Sehingga idealnya setiap tahun harus selalu diganti dengan bambu baru.
"Dalam kurun waktu lima tahun ini, baru dua kali penggantian jembatan. Biaya dan tenaga berasal dari gotong royong semua warga di dua gerumbul. Masing-masing RT atau gerumbul ada 35 orang ikut mengerjakan jembatan semua biar cepat selesai," imbuh Yono yang juga terlibat dalam pembangunan jembatan pada Juni lalu.
Warga berharap, pemerintah memperhatikan jembatan tersebut dan segera melakukan pembangunan jembatan baru dengan beton. Sehingga aktivitas warga setempat bisa normal kembali. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
