Banner v.2

Banyumas Berjaya di Demak Open II

Banyumas Berjaya di Demak Open II

PURWOKERTO- Banyumas berjaya di Kejuaraan Provinsi Jawa Tengah di Demak Open II Minggu (30/10) lalu. Atlet sepatu roda Banyumas berhasil menyabet gelar juara di semua kelas. Dalam kejuraan tersebut, Banyumas mengirimkan 18 atlet dari klub Pusaka Speed Skating Club (PSSC) Banyumas. Ketua PSSC Febriana Tri Lestari kepada Radarmas mengatakan, dalam kejuaraan yang diadakan di Jalan Kyai Singkil, Demak tersebut dibagi menjadi tiga nomor. "Kelas speed dua putri dan enam putra, di kelas standar tiga putri dan satu putra, sementara di kelas pemula lima putri dan satu putra," kata Febriana. Di kelas speed putri, Kiffarino al Faizy meraih juara 3 di nomor 300 C. "Kalau yang putra Nu'aim Azky nomor 500 meter, Arda Muaraf 200 meter, dan Galih Satria 200 meter B juara 2, sementara juara tiga diraih Elvando di nomor 500 meter C dan Indrasta di nomor 300 meter B," katanya. Di kelas standar putra, Dherar Dhaef Ramadhan menyabet juara satu di dua nomor sekaligus. "Dhaef juara satu di nomor 200 meter A putra dan 300 meter A. sedangkan di putri, Akila hanya meraih juara 3 di nomor 200 meter B dan 300 meter A putri, Kejora Lintang berhasil juara dua di nomor 200 meter D dan di nomor 300 meter D putri," lanjutnya. Sedangkan di kelas pemula tiga pesepatu roda Nadia Hana Belinda, Manistitah Asmaranti, dan Aurellia Felda menyabet juara 1 di nomor 50 meter dan 100 meter. Febriana melanjutkan dalam kejuaraan tersebut, klub-klub dari daerah lain juga ikut bersaing. "Ada dari semarang, Demak, Magelang, Kudus. saingan paling berat ya tuan rumah dan semarang," katanya. "Karena Demak belum memiliki lintasa khusus sepatu roda, jadi arenanya menutup jalan Kiyai Singkil. Trak lurus tikungan cukup sulit di kelas 300-500 meter," ungkapnya. Ia pun mengatakan, kejuaraan ini sangat bagus untuk atlet pemula yang baru terjun dii kejuaraan. "Di sini dapat berkompetisi dengan atlet lainnya bagi pemula yang baru pertama kali. Dan atlet yang kami turunkan dimasukkan ke kelas yang setingkat lebih tinggi di atasnya, seperti yang seharusnya di pemula naik ke standar," pungkasnya. (ali/acd)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: