Delapan Orang Positif Omicron di Banjarnegara
dr Latifa Hesti Purwaningtyas, Kepala Dinkes Kabupaten Banjarnegara
BANJARNEGARA - Kenaikan kasus yang cepat akhir-akhir ini diduga probable Omicron. Sejauh ini delapan orang positif Omicron. Diperlukan test Whole Genome Sequencing (WGS) untuk memastikan seseorang positif Omicron.
WGS ini mengidentifikasi semua genom virus. Saat ini layanan WGS ini dilakukan oleh Labkesda Provinsi Jawa Tengah di Semarang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, dr Latifa Hesti Purwaningtyas menjelaskan, saat ini terjadi kenaikan kasus Covid-19. “Kasus cut off kemarin 114 orang,” jelasnya, Minggu (13/2).
Hesti juga menjelaskan, pasien terdeteksi Omicron dari hasil WGS (Whole Genome Sequencing) baru delapan.
"Cuma karena penularan yang begitu cepat, keluhan tidak berat dan kasus yang naik dengan cepat patut diduga probable Omicron," terangnya.
Untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan medis intensif, disediakan isolasi terpusat BLK Klampok.
"BLK hanya ada tiga pasien," terangnya.
Menurut Hesti, upaya untuk menekan pandemi Covid-19 yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi.
https://radarbanyumas.co.id/enam-orang-di-banjarnegara-terkonfirmasi-omicron/
"Bagi masyarakat yang belum vaksin agar segera vaksin di Puskesmas wilayah masing-masing. Bagi yang baru divaksin satu kali, jika sudah waktunya divaksin dosis kedua jangan ditunda," ungkapnya.
Vaksinasi ini sangat penting untuk meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi Virus Corona. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

