Omzet Pedagang Ayam Turun
PETERNAKAN: Peternakan ayam broiler di Banjarnegara. DARNO/RADARMAS
BANJARNEGARA - PPKM Darurat berdampak bagi pedagang daging ayam broiler.
https://radarbanyumas.co.id/jelang-idul-adha-permintaan-berkurang-harga-daging-sapi-relatif-stabil/
Pedagang daging ayam broiler Erwin mengatakan, pada masa PPKM Darurat ini omzet menurun sekitar 40 persen. Sebelum PPKM Darurat, bisa menjual sekitar 80 kilogram daging ayam. Namun saat ini sekitar 50 kilogram,
Menurut dia, penurunan karena pelanggannya PKL dan rumah makan. Namun pada saat PPKM Darurat, tidak boleh makan di tempat. "Dampaknya luar biasa," kata dia, Rabu (14/7).
Mengenai harga, untuk saat ini sedang menurun. "Bogor masih normal tapi di sini sekitar Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo harga turun," ungkapnya.
Erwin menjelaskan, harga daging ayam broiler saat ini Rp 25 ribu per kilogram. Namun dalam waktu dekat ada Hari Raya Idul Adha sehingga harga bakal naik kembali.
"Udah otomatis, kalau Lebaran pasti naik. Kalau sekarang lagi lumayan turun. Tapi sebentar lagi akan naik karena ada Idul Adha," jelasnya.
Sebelumnya, Rp 28 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram. Sebagai pedagang, dia berharap daging ayam broiler tidak lebih dari Rp 30 ribu.
"Pedagang maunya yang murah, harga Rp 25 ribu. Orang juga tidak terlalu mahal, standar. Kita juga sebagai pedagang masih ada untung lumayan," paparnya. Sedangkan jika harganya di atas Rp 30 ribu, akan memberatkan pembeli.
(drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

