Banner v.2

Wilayah Kota Banjarnegara Disemprot Desinfektan

Wilayah Kota Banjarnegara Disemprot Desinfektan

STERILISASI : Petugas kepolisian memimpin kegiatan penyemprotan desinfektan di wilayah kota, hingga ke pasar induk. (DARNO/RADARMAS) BANJARNEGARA - Wilayah di seputar kota disemprot menggunakan desinfektan, Selasa (31/1). Penyemprotan dimulai dari kantor Setda - Pusat Kuliner - Jalan Pemuda - Samsat - Pasar Unggas - Pasar Kota - Jalan Dipayudha - RSUD Hj Anna Lasmanah. Tidak hanya jalan utama yang disemprot menggunakan truk water cannon polisi yang berkapasitas 5.000 liter. Namun pertokoan, fasilitas umum, kantor dan rumah disekitarnya disemprot oleh puluhan relawan menggunakan sprayer panggul. Kapolres Banjarnegara AKBP IGA Dwi Perbawa Nugraha mengatakan penyemprotan ini dilakukan sesuai perintah Kapolri agar seluruh jajaran Polri di Indonesia melakukan kegiatan penyemprotan massal. "Bersama Forkompinda kita melaksanakan giat apel bersama dan selanjutnya melakukan penyemprotan dengan desinfektan," kata dia. Dikatakan sasaran penyemprotan ini yaitu titik-titik di keramaian atau fasilitas umum di kota hingga seluruh kecamatan. "Tujuannya untuk menghambat penyebaran Covid-19. Juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa wabah ini harus betul-betul diatensi bersama," ungkapnya. Dia meminta masyarakat harus betul-betul sadar bahaya wabah ini jika tidak disiplin dalam mengikuti seluruh protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. "Himbauan kita bersama-sama memerangi atau mencegah Covid-19 di seluruh Kabupaten Banjarnegara. Masyarakat untuk tetap patuh dan disiplin. Untuk sementara tidak boleh kumpul-kumpul, sangat tidak direkomendasi," urainya. Dia menegaskan dalam operasi ini yang dikedepankan adalah kemanusiaan. "Sehingga kemanusiaan itulah hukum tertinggi untuk saat ini," ujarnya. Terkait desa atau lingkungan yang melakukan isolasi mandiri agar berkoordinasi dengan kecamatan masing-masing untuk selanjutnya dilaporkan ke gugus tugas tingkat kabupaten. "Sepanjang tidak mengganggu, dalam koridor pencegahan virus, tidak menimbulkan dampak Kambtibmas atau menimbulkan keresahan pada masyarakat," lanjutnya. (drn/)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: