Puluhan Ayam Dikabarkan Mati Mendadak
CEK LOKASI : Petugas mendatangi rumah warga Desa Rakitan Kecamatan Madukara yang dilaporkan unggasnya mati mendadak, Selasa (25/2).
BANJARNEGARA - Puluhan ekor ayam di Dusun Pucungsari Desa Rakitan Kecamatan Madukara dilaporkan mati mendadak.
Peristiwa kematian ternak unggas ayam secara mendadak dalam jumlah cukup besar ini terjadi di Dusun Pucungsari Desa Rakitan Kecamatan Madukara.
Ayam yang pada siang terlihat sehat, malamnya mendadak mati. Banyak juga diawali dengan sakit sebentar, kemudian mati. Jika ayam yang sakit ini disembelih, dagingnya warna kebiruan. Mendapat laporan ini, petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi, Selasa (25/2).
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara Totok Setya Winarna mengatakan sehubungan dengan beredarnya kabar banyaknya ayam yang mati mendadak, petugas melakukan pengecekan ke lokasi. Dari hasil pengecekan ini, ternyata peristiwa tersebut terjadi beberapa waktu lalu.
"Jumlahnya tidak sesuai laporan dan kejadiannya bulan Januari," jelasnya.
Sehingga petugas tidak bisa mengambil sampel.
Kepala Desa Rakitan Kecamatan Madukara Nisran mengatakan ayam yang mati adalah ayam kampung yang hidupnya umbaran. Menurut dia, ayam yang mati ini kemungkinan disebabkan pengaruh cuaca.
"Ayamnya tidak dinaungi kandang. Jadi kemingkinan kedinginan akibat kehujanan dan akhirnya mati," jelasnya.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara Herrina Indri Hastuti mengatakan kematian unggas mendadak dan jumlah banyak beberapa waktu lalu, dimungkinkan karena perubahan cuaca.
"Apabila pakan dan daya tahan tubuh ternak tidak baik, sangat memungkinkan terjadi kematian dalam jumlah banyak," ungkapnya.
Karena kejadiannya sudah cukup lama, petugas tidak bisa melakukan diagnosa ataupun mengambil sampel. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

