Kebutuhjurang Terancam Longsor Lebih Besar
PERINGATAN DINI : Petugas memasang alat peringatan dini Elwasi (eling, waspada lan siaga) di mahkota longsor di Dukuh Kali Entok Dusun Karangtengah Desa Kebutuhjurang Kecamatan Pagedongan. ISTIMEWA
BANJARNEGARA – Rekahan tanah di tebing mengancam permukiman di Dukuh Kali Entok Dusun Karangtengah Desa Kebutuhjurang Kecamatan Pagedongan. Kemarin BPBD memasang alat peringatan dini Elwasi (eling, waspada lan siaga) untuk mendeteksi pergerakan tanah pada mahkota longsor cepat
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan alat peringatan dini dipasang di tebing yang berada di atas permukiman. Jaraknya sekitar 25 meter dari rumah yang berada paling dekat dengan tebing. "Kita pasang alat peringatan dini karena di atas permukiman itu kan ada rekahan-rekahan," paparnya.
Menurut dia, alat bernama Elwasi (eling, waspada lan siaga) dipasang karena pergerakan tanah pada mahkota longsor cepat. "Kalau longsoran dari bawah si pelan. Yang membahayakan justru dari atas," jelasnya.
Andri mengatakan rumah di Kali Entok ada 23 unit rumah. Dari jumlah tersebut, rumah yang berdekatan 15 unit. "Yang delapan terancam, yang sudah rusak berat yang roboh-roboh enam rumah," jelasnya. Sedangan lainnya rusak sedang dan ringan.
Andri menjelaskan Elwasi yang dipasang ini akan berbunyi jika tanah bergerak lima centimeter. Pada pergerakan ini, lampu menyala berkelap-kelip seperti ambulans. Jika terus bergerak, sirine akan berbunyi. "Bunyi sirine pertama, warga harus siap-siap. Kalau ada pergerakan lagi, lampu menyala lagi," jelasnya. Jika tanah terus bergerak, sirine menyala untuk kedua kalinya dan waga harus melakukan evakuasi mandiri. "Harus segera menyelamatkan diri dan mengikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan," ungkapnya. (drn)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

