17 Ribu Warga Krisis Air Bersih
DROPING:Petugas gabungan BPBD Banjarnegara dan TNI melakukan droping air bersih di desa terdampak kekeringan. HERU/RADARMAS
BANJARNEGARA- Krisis air bersih di Banjarnegarar kini telah mendera sekitar 17 ribu penduduk. Kondisi ini diperkirakan akan semakin parah menyusul musim kemarau masih akan berlangsung beberapa waktu kedepan.
Mereka sulit mendapat air bersih. Total kriris air bersih melanda 23 Desa. Mereka suadh mengajukan bantuan air bersih hingga pertengahan Agustus bulan ini," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Arief Rahman kemarin.
Arief mengungkapkan, kekeringan terparah terjadi di Kecamatan Pagedongan, Kecamatan Purwonegoro, Kecamatan Mandiraja, Kecamatan Susukan, Kecamatan Punggelan, dan Kecamatan Wanadadi.
Dijelaskannya, pihaknya menyiagakan dua unit mobil tangki beserta awak kendaraan untuk mengirimkan bantuan air bersih yang dijadwalkan 3 hari sekali disetiap desa. Bantuan air bersih diantar menggunakan dua mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 Liter.
Ditambahkan Kasi Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Banjarnegara, Agus Haryono, BPBD rata-rata mengirimkan bantuan ke tiga Desa setiap harinya. kekeringan tidak hanya melanda wilayah pedesaan/pinggiran saja, melainkan juga terjadi di wilayah perkotaan. (her)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

