Banner v.2

Pelayanan Puskesmas di Banjarnegara Belum Optimal

Pelayanan Puskesmas di Banjarnegara Belum Optimal

BANJARNEGARA - Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat masih kurang optimal. Keterbatasan tenaga tidak sebanding dengan jumlah pasien yang harus dilayani. Tak hanya itu sarana dan prasarana yang dibutuhkan juga belum tersedia. Demikian temuan yang diperoleh saat Pj Bupati Banjarnegara, Prijo Anggoro Budhi Raharjo melakukan sidak ke Puskesmas Batur I, Kamis (23/3). Kepala Puskesmas I Batur, Eva Dian Sukmawati mengatakan pada hari tertentu, terutama hari pasaran jumlah pasien membludak. Jumlahnya bisa mencapai 130 pasien. Sedangkan jumlah tenaga kesehatan yang tersedia hanya satu dokter, empat bidan dan lima perawat. Jumlah ini belum ideal agar bisa memberikan pelayanan maksimal. Tak hanya itu, keberadaan alat USG yang sangat dibutuhkan belum tersedia. Demikian pula dengan peralatan lain seperti alat penyedot dahak bayi atau suction pump. Kekurangan tenaga kesehatan ini diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, Ahmad Setiawan. "Tenaga dokter, bidan dan perawat masih sangat terbatas. Kami akan mencarikan solusi bagi Puskesms yang membutuhkan banyak tenaga kesehatan seperti di Puskesmas Batur ini," katanya. Sementara Prijo Anggoro Budhi Raharjo mengatakan Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. "Saya masih melihat beberapa ruangan yang kurang representatif dan terkesan kurang bersih dan rapi. Saya minta kondisi ini segera dibenahi agar pasien merasa nyaman ketika berobat di Puskesmas ini," kata dia. Selain itu, dia juga melihat sejumlah ruangan dibiarkan dalam keadaan kosong. Mengenai kekurangan peralatan kesehatan, dia meminta agar segera diusahakan. (drn/)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: