Petani Bagi-bagi Cabai Gratis di Tengah Harga Tinggi di Pasaran
Sedekah cabai dilakukan oleh petani cabai dari Kecamatan Wanayasa Banjarnegara saat harga cabai tinggi di Alun-alun Banjarnegara.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Ketika harga cabai di pasaran masih melambung, para petani cabai di Desa Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara justru memilih berbagi. Lebih dari satu kuintal cabai hasil panen mereka, dibagikan gratis pada warga di sejumlah titik, salah satunya di area Alun-alun Banjarnegara.
Aksi berbagi ini menarik perhatian warga yang melintas. Ibu rumah tangga, pedagang kaki lima, tukang parkir hingga pengendara motor, tampak mengantre menerima cabai segar berbagai jenis, seperti cabai merah keriting, cabai hijau, cabai rawit, dan cabai rawit merah.
Salah satu petani, Teguh Suprapto mengatakan, pembagian cabai dilakukan sebagai wujud rasa syukur. Menurutnya, di tengah cuaca ekstrem yang belakangan melanda, para petani Wanayasa masih diberi hasil panen yang cukup baik.
“Ini murni bentuk rasa syukur kami. Cuaca sekarang tidak menentu, tapi alhamdulillah masih bisa panen dengan hasil maksimal. Dari situ muncul inisiatif untuk berbagi cabai pada warga,” ujar Teguh, Sabtu (20/12).
BACA JUGA:Jelang Nataru, Harga Ayam dan Cabai di Pasar Banjarnegara Alami Kenaikan
Dia menegaskan, tingginya harga cabai di pasaran tidak menjadi penghalang untuk bersedekah. Bagi para petani, ada kepuasan batin karena bisa membantu orang lain justru lebih utama.
“Harga di pasar memang masih tinggi, tapi tidak apa-apa. Kita senang bisa berbagi. Totalnya lebih dari satu kuintal, dari berbagai jenis cabai,” katanya.
Cabai yang dibagikan merupakan sumbangan kolektif petani dari Dusun Gondang, Desa Wanayasa. Selain cabai segar, para petani juga membagikan bibit cabai agar warga bisa menanam sendiri di rumah.
“Kemarin kami umumkan ke petani untuk menyumbangkan sebagian hasil panen. Setelah terkumpul, baru kami bagikan ke warga. Sekalian juga kami sertakan bibit cabai,” jelas Teguh.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Akibatkan Cabai Gagal Panen, Stok Menipis dan Harga Melonjak
Aksi ini disambut antusias warga. Warga Kelurahan Krandegan, Ruyati mengaku sangat terbantu, karena harga cabai di pasaran masih cukup mahal.
“Alhamdulillah dapat cabai gratis. Sekarang harga cabai kan masih mahal. Ini nanti langsung dimasak di rumah, mau bikin sambal,” ujarnya sambil tersenyum.
Dari sisi pemerintah, Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara mengapresiasi inisiatif para petani tersebut. Kepala Bidang Hortikultura, Pawit Setianto menilai, sedekah cabai ini memberi dampak positif, tidak hanya secara sosial tetapi juga terhadap stabilitas harga.
“Aksi berbagi cabai ini sangat positif. Selain membantu masyarakat, secara tidak langsung bisa ikut menekan dan menstabilkan harga cabai di pasaran, saat harganya masih tinggi,” kata Pawit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
