Banner v.2

Rock Kembali Menggelegar di Banjarnegara Lewat Parade NovembeRock

Rock Kembali Menggelegar di Banjarnegara Lewat Parade NovembeRock

Parade band bertajuk NovembeRock saat di gelar di Surya Yudha Park.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Di tengah meredupnya pamor musik rock di blantika musik Indonesia, semangat para musisi Banjarnegara justru kembali menyala. Dewan Kesenian Daerah (DKD) Banjarnegara menggandeng Komite Seni Musik menggelar parade band “NovembeRock” di Historia Café, Surya Yudha Park, Sabtu malam (1/11/2025).

Tujuh band lokal lintas generasi tampil menghidupkan kembali dentuman musik rock yang sempat berjaya di era 90-an. Tiga band pelajar  Little Harmony, IB Band, dan Seven Street  membuka pertunjukan dengan energi muda yang segar. Sementara Interlude Band, XB Band, Gank Soul, dan Mr. Crab menjadi penampil utama yang membangkitkan nostalgia rock klasik.

Penonton yang memadati kafe malam itu ikut larut dalam lagu-lagu legendaris. XB Band membawakan karya Nicky Astria seperti Uang dan Gersang, sementara Interlude menghidupkan kembali tembang rock dunia seperti Hey Jude (The Beatles), Cocaine (Eric Clapton), dan Walking By Myself (Gary Moore).

Sorotan malam itu datang dari Mr. Crab, yang sukses menutup acara lewat lagu November Rain (Guns N’ Roses), Jump (Van Halen), dan Forever and One (Helloween).

BACA JUGA:Warga Binaan Lapas Cilacap Bikin Haru Lewat Drama Musikal

Ketua DKD Banjarnegara, Ismawan Setya Handoko, mengatakan ajang ini bukan sekadar hiburan, tetapi wadah penting bagi musisi muda untuk unjuk kemampuan dan memperluas jejaring dengan musisi senior.

“Banyak anak muda Banjarnegara yang berbakat, dan mereka butuh ruang ekspresi. Parade seperti ini jadi sarana untuk menyalurkan bakat dan hobi mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama ini banyak musisi lokal yang mengeluhkan minimnya ruang tampil. Karena itu, DKD berencana menjadikan NovembeRock sebagai agenda rutin tahunan, bahkan mungkin digelar setiap tiga bulan.

“Saya ingin menciptakan ruang ekspresi yang bisa digunakan siapa pun, misalnya di Joglo Alun-Alun Banjarnegara. Musisi bisa jamming, bernyanyi, dan tampil gratis di sana,” lanjutnya.

BACA JUGA:Kafe di Purwokerto Pilih Tak Putar Musik, Tunggu Kepastian Aturan Royalti

Ismawan berharap ruang-ruang musik terbuka itu bukan hanya menjadi tempat bagi musisi, tetapi juga hiburan publik yang mampu menumbuhkan dukungan dan energi positif bagi generasi muda.

“Harapannya, masyarakat ikut menikmati dan memberi semangat agar anak-anak muda ini terus berkarya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Kuat Herry Isnanto, menilai kegiatan seperti NovembeRock penting untuk menghidupkan kembali gairah musik rock sekaligus memperkuat identitas seni lokal.

“Parade ini bukan hanya hiburan, tapi juga edukasi dan nostalgia. Musik rock pernah berjaya dan punya tempat penting dalam sejarah musik Indonesia. Melalui event ini, kami ingin melestarikan semangat itu,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: