Viral Kades Bertato, Hoho Alkaf Jawab Kritik Lewat Bukti
Kades viral, Hoho Alkaf saat meninjau bangunan untuk tempat wisata di desanya.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Penampilan bertato dan gaya kepemimpinan yang nyentrik tak menghalangi Welas Yuni Nugroho lebih dikenal sebagai Hoho Alkaf untuk mencuri perhatian publik.
Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara ini jadi sorotan bukan karena kontroversi, melainkan karena sederet capaian nyata selama menjabat.
Kepada wartawan, Hoho Alkaf menegaskan bahwa semua janji politiknya sudah ia tuntaskan sejak menjabat pada 2018. Bahkan, sebagian target pembangunan infrastruktur dan sistem irigasi telah ia lampaui.
“Membangun infrastruktur dan irigasi ini merupakan janji kampanye saya, dan pada tahun ke-6 saya menjabat sebagai kepala desa. Semua janji kampanye saya sudah terpenuhi, bahkan melebihi dari target yang saya janjikan dalam kampanye,” ujar Hoho, Senin (7/7/2025).
BACA JUGA:Tameng Hukum Baru, Program Jaga Desa Jadi Pegangan Para Kades Banjarnegara
Sebelum menjabat sebagai kepala desa, Hoho bahkan menggunakan dana pribadi untuk membangun jalan sepanjang 850 meter demi membuka akses pertanian dan pendidikan.
“Dulu jalan ini sangat licin dan susah, padahal ini akses pertanian. Belum lagi ada sekolah di sekitar sini. Atas izin pemerintah desa saat itu, kami bangun jalan ini, dan Alhamdulillah jalannya bermanfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Direktur BUMDes Desa Purwasaba, Rudi Sumarsono, mengungkapkan bahwa latar belakang Hoho sebagai kontraktor justru membuat penanganan persoalan teknis di desa berjalan cepat dan efisien.
“Saat ini jalan sudah bagus, irigasi juga bagus, mungkin karena dia dulunya kontraktor. Saat ada jalan rusak, langsung gerak cepat,” kata Rudi.
BACA JUGA:Kades Ratamba Datangi BPBD Banjarnegara, Berharap Relawan Kembali Bantu Lokasi Bencana
Menurut Rudi, selain infrastruktur, Hoho juga mengembangkan unit usaha produktif desa. Di antaranya peternakan sapi (16 ekor), ayam petelur (sekitar 8.000 ekor), kolam ikan air tawar, dan subsidi telur konsumsi agar harganya lebih murah dari pasar.
Dari sisi warga, Eti, salah satu penduduk Desa Purwasaba, menilai Hoho sebagai pemimpin yang dekat dan peduli pada kemajuan desa.
“Orangnya baik dan visioner, kerjanya bagus dan masyarakat juga senang. Yang pasti jalan di Desa Purwasaba saat ini sudah bagus semua,” kata Eti.
Warga lainnya, Marsiyem, menilai masyarakat tidak mempermasalahkan penampilan Hoho yang penuh tato. Yang dilihat, menurutnya, adalah kinerja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

