Benarkah Trauma Masa Kecil Berisiko Terkena Gangguan Mental

Senin 18-03-2024,06:12 WIB
Reporter : Ikhwan Adriansyah
Editor : Bayu Indra Kusuma

Trauma masa kecil memiliki dampak pada perkembangan kepribadian seseorang, seringkali memunculkan sifat mudah tersinggung di usia dewasa. Inilah contoh konkret dari trauma yang dapat membentuk pola pikir dan perilaku seseorang di masa mendatang.

BACA JUGA:6 Cara Mengetahui Kesehatan Mental Sendiri, Langkah-Langkah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mental Anda

BACA JUGA:6 Kesalahan Keluarga Saat Ada yang Terkena Gangguan Kesehatan Mental, Jangan Sampai Keliru Bisa Makin Parah

Individu yang dibesarkan di lingkungan yang sering memberikan kritik atau menyaksikan orang lain dikritik, cenderung memiliki kepribadian yang mudah tersinggung di kemudian hari. 

Mereka belajar bahwa melontarkan kritik merupakan cara yang sah untuk mengekspresikan ketidaksenangan. Hal ini dapat disebabkan oleh ketidaksempurnaan dan keanehan yang dianggap tidak dapat ditoleransi dalam lingkungan tersebut.

Akibatnya, individu yang mengalami trauma seperti ini cenderung memproyeksikan intoleransi terhadap ketidaksempurnaan. Mereka menjadi sangat sensitif terhadap kritik dan cenderung merasa terancam atau tersinggung dengan cepat.

3. Membutuhkan Banyak Ruang dan Waktu untuk Diri Sendiri

Trauma masa kecil dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka. Salah satu dampaknya adalah kebutuhan akan ruang dan waktu untuk menjadi perlindungan dari gangguan mental yang terus-menerus.

BACA JUGA:7 Cara Pulihkan Gangguan Kesehatan Mental Depresi Tanpa Obat, Tak Perlu Khawatir

BACA JUGA:6 Rekomendasi Self Reward Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental

Anak yang tumbuh di lingkungan kacau, seperti rumah yang terpecah atau broken home, seringkali mengalami tingkat stres yang tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan sistem saraf pusat anak dalam keadaan kewaspadaan tinggi yang konstan. 

Individu yang mengalami trauma masa kecil sering mencari solusi dalam kesendirian untuk menenangkan gejala kecemasan, gugup, dan ketakutan yang mereka rasakan. Mereka merasa lebih aman dan terlindungi di lingkungan yang mereka kuasai.

Dalam kasus yang lebih ekstrim, dampak trauma ini dapat menghasilkan gangguan kecemasan sosial atau bahkan agorafobia, di mana individu merasa cemas atau takut dalam situasi sosial atau tempat-tempat yang ramai.

4. Mempertahankan Hubungan yang Tidak Sehat

Salah satu contoh nyata dari dampak trauma masa kecil adalah kecenderungan seseorang untuk bertahan dalam hubungan yang tidak sehat, yang sering kali berakar dari pengalaman traumatis yang mereka alami pada masa kecil.

BACA JUGA:Manfaat Bernyanyi Untuk Kesehatan Mental

Kategori :