Setelah membersihkan permukaan bodi motor, langkah selanjutnya adalah membilasnya dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa sabun dan kotoran yang masih menempel. Pastikan untuk membilas bodi motor dengan air bersih secara menyeluruh, sehingga tidak ada sisa-sisa sabun atau kotoran yang tertinggal.
Membersihkan dan membilas bodi plastik trim sebelum melakukan proses penghitaman kembali akan memastikan bahwa permukaan bodi motor bersih dan bebas dari segala kotoran atau residu yang dapat mengganggu proses penghitaman.
3. Mengoles cairan trim restorer
Setelah membersihkan dan membilas bodi plastik trim dengan seksama, langkah berikutnya dalam proses menghitamkan kembali motor adalah mengaplikasikan cairan trim restorer. Cairan trim restorer merupakan solusi efektif untuk mengembalikan warna hitam pada bodi motor dan membuatnya tampak lebih mengkilap.
Untuk mengaplikasikan cairan trim restorer dengan baik, Anda dapat menggunakan busa aplicator atau kuas. Pilihan ini bergantung pada preferensi pribadi Anda dan area yang akan Anda perlakukan.
BACA JUGA:6 Perawatan Shock Breaker Motor Agar Tidak Rembes, Jadi Tidak Boros dan Tetap Empuk
BACA JUGA:10 Tips Belajar Motor Kopling Agar Cepat Bisa, Pahami Dulu Fungsi Kopling
Pastikan Anda telah mempersiapkan cairan trim restorer yang akan digunakan. Pastikan juga untuk membaca petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan produk. Tuangkan secukupnya cairan trim restorer pada busa aplicator atau kuas.
Mulailah mengaplikasikan cairan trim restorer secara merata pada permukaan bodi motor yang ingin Anda perlakukan. Gunakan gerakan melingkar atau horizontal untuk memastikan cairan tersebar dengan baik.
Pastikan untuk memperhatikan detail-detail kecil dan bagian-bagian yang sulit dijangkau saat mengaplikasikan cairan trim restorer. Gunakan ujung busa aplicator atau kuas untuk menjangkau area yang lebih sempit dan detail.
Setelah mengaplikasikan cairan trim restorer, biarkan cairan tersebut meresap ke dalam permukaan bodi motor. Hindari menyentuh atau membersihkan permukaan bodi motor selama beberapa waktu untuk memastikan cairan dapat bekerja secara optimal.
4. Meratakan ke permukaan bodi plastik trim
Setelah mengoleskan cairan trim restorer pada busa aplicator atau kuas, langkah berikutnya adalah meratakannya secara merata ke permukaan bodi plastik trim. Gunakan gerakan melingkar atau horizontal dengan tekanan yang cukup ringan saat meratakannya ke permukaan bodi plastik trim.
Jika ada bagian yang terlihat lebih kusam atau membutuhkan perbaikan ekstra, berikan sedikit tekanan tambahan pada area tersebut untuk memastikan cairan meresap dengan baik.
BACA JUGA:Mengenal Perbedaan Serta Fungsi dari Oli Mesin dan Oli Gardan pada Motor Matic
BACA JUGA:Mengenal 6 Penyebab Lampu Motor Mati dan Cara Perbaikannya!