10 Cara Membentuk Jiwa Penolong pada Anak, Sangat Efektif

Sabtu 03-02-2024,05:23 WIB
Reporter : Okta Novanto
Editor : Puput Nursetyo

Anak yang merasa dihargai akan merasa termotivasi untuk terus berbuat baik. 

Fokus pada tindakan dan usaha mereka daripada hasil akhir untuk meningkatkan rasa percaya diri.

8. Ajarkan Solusi Konflik yang Positif

Jiwa penolong juga mencakup kemampuan untuk menyelesaikan konflik secara positif. Ajarkan anak-anak untuk berkomunikasi dengan baik, mendengarkan, dan mencari solusi bersama-sama. 

Ini akan membantu mereka membentuk hubungan yang sehat dengan orang di sekitarnya.

BACA JUGA:Gaya Parenting Islami untuk Anak 3 Tahun

BACA JUGA:Parenting yang Efektif untuk Anak Batita Anda

9. Kenalkan Pada Kegiatan Sosial

Melibatkan anak-anak dalam kegiatan sosial atau kemanusiaan dapat membuka mata mereka terhadap kebutuhan orang lain di dunia ini. 

Partisipasi dalam program amal, kegiatan sukarela, atau kunjungan ke tempat-tempat yang membutuhkan bantuan dapat membentuk rasa keterlibatan sosial dan kepedulian.

10. Berikan Ruang untuk Pertanyaan

Buka komunikasi dengan anak-anak. Berikan ruang untuk mereka bertanya tentang dunia sekitar dan mengajukan pertanyaan tentang cara mereka dapat membantu. 

Diskusikan nilai-nilai positif dan berikan penjelasan yang mendalam tentang kebaikan dan pentingnya membantu sesama.

Melalui kombinasi dari nilai-nilai kebajikan, contoh nyata, dan pengalaman langsung, kita dapat membentuk jiwa penolong pada anak-anak. 

Ini bukan hanya akan membantu mereka menjadi individu yang berempati dan peduli, tetapi juga memberikan kontribusi positif pada masyarakat secara keseluruhan. 

Mengajarkan anak-anak untuk menjadi penolong adalah investasi dalam pembentukan karakter yang berkelanjutan. (okt/*)

Kategori :