4. Dinding Roster Tertanam
Dinding roster tertanam, atau dikenal juga sebagai reinforced soil wall atau geotextile reinforced wall, adalah jenis retaining wall yang menggunakan bahan tertentu, seperti geotekstil dan material dinding yang diperkuat, untuk menahan tekanan tanah. Berikut adalah beberapa ciri khas dari dinding roster tertanam:
a. Kelebihan:
- Cocok untuk Tekanan Tanah Tinggi: Tahan terhadap tekanan tanah yang tinggi dan beban lateral yang signifikan.
- Tahan Lama: Struktur umumnya memiliki umur pakai yang panjang.
- Dapat Diintegrasikan dengan Desain Kompleks: Memungkinkan integrasi dengan bentuk desain yang kompleks.
b. Kekurangan:
- Biaya Tinggi: Pembangunan dinding roster tertanam dapat melibatkan biaya yang tinggi.
- Pekerjaan Konstruksi Lebih Rumit: Memerlukan perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang cermat.
- Perlu Perencanaan Khusus untuk Drainase: Penting untuk merencanakan sistem drainase yang efektif.
Dinding roster tertanam umumnya digunakan di proyek-proyek dengan tinggi dinding yang signifikan dan tekanan tanah yang tinggi. Mereka menawarkan solusi yang kuat dan efektif dalam menangani kondisi tanah yang menantang.
BACA JUGA:Ikuti 7 Tips Ini untuk Memilih Rumah Subsidi yang Berkualitas
BACA JUGA:Selain Keramik, Inilah 6 Rekomendasi Lantai yang Dapat Menambah Keindahan Rumah Anda
Setiap jenis dinding roster memiliki kelebihan dan kekurangan yang tergantung pada kondisi tanah, tinggi dinding, dan kebutuhan desain. Pemilihan material dan desain yang tepat sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan struktur tersebut. (dda)