Sarang Tawon Vespa di Banyumas Disisir Damkar, Sembilan Titik Dilaporkan Warga
Personil Regu 3 Pos Damkar Kemranjen melakukan operasi tangkap tawon vespa di salah satu rumah warga di Kebasen, Selasa (3/3) malam. -SUKADI UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pascaviral kabar seorang warga di Kroya, Cilacap, meninggal akibat sengatan tawon vespa, warga BANYUMAS ramai-ramai melapor ke Pos Damkar Kemranjen. Sedikitnya sembilan temuan sarang tawon vespa kini masuk daftar penanganan petugas.
Kekhawatiran merebak setelah kasus di Kroya menyedot perhatian publik di media sosial. Warga tidak ingin kejadian serupa terjadi di lingkungan mereka.
Koordinator dan Komandan Regu Pos Damkar Kemranjen, Sukadi, mengatakan laporan meningkat tajam usai kabar tersebut viral. Mayoritas warga melapor begitu melihat aktivitas tawon di sekitar rumah.
"Sudah ada sembilan titik sarang tawon vespa yang dilaporkan warga ke kami setelah kejadian meninggal di Kroya viral," kata Sukadi, Selasa (3/3). Ia memastikan seluruh laporan langsung dijadwalkan untuk ditindaklanjuti.
BACA JUGA:Penanganan Sarang Tawon Digencarkan, Damkar Cilacap Prioritaskan Laporan
Pada Senin (2/3) malam, Regu 3 Pos Damkar Kemranjen bergerak cepat mengeksekusi tiga sarang sekaligus di wilayah Kecamatan Kebasen. Tiga lokasi tersebut berada di Desa Kaliwedi, Bentul, dan Cindaga.
Proses evakuasi berjalan tanpa hambatan berarti meski sarang berada di area atap rumah warga. Petugas menggunakan alat pelindung diri lengkap serta peralatan khusus untuk memastikan keamanan.
Personel melakukan penyemprotan dan pembersihan sarang secara hati-hati guna mencegah serangan balasan. Seluruh rangkaian operasi berlangsung lancar tanpa adanya korban cedera.
"Sudah enam titik sarang tawon vespa dari laporan warga yang kami eksekusi. Sisa tiga sarang lagi dijadwalkan untuk penanganan," sambungnya. Penanganan lanjutan direncanakan dalam waktu dekat menyesuaikan kondisi lapangan.
BACA JUGA:Pria di Mujur Lor Cilacap Meninggal, Disengat Tawon Vespa Saat Membersihkan Toren Air
Tawon vespa yang memiliki nama latin Vespa affinis dikenal agresif dan berpotensi membahayakan keselamatan manusia. Sengatan dalam jumlah banyak dapat memicu reaksi serius hingga mengancam nyawa.
Sukadi mengimbau masyarakat segera menghubungi pihak berkompeten apabila menemukan sarang tawon vespa di sekitar tempat tinggal. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah jatuhnya korban. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
