Dalam pemilihan warna, menjaga keindahan dari bangunan tetap menjadi prioritas utama. Kendati ingin berkreasi, pastikan pemilihan warna tidak mengaburkan keunikan dan elegansi desain klasik. Palet warna yang seimbang akan menyoroti keindahan bentuk bangunan dan memberikan kesan visual yang memukau.
Jika putih terasa terlalu konvensional, pilihan warna seperti ivory atau nuansa tone down dan earthy memberikan variasi yang menarik. Warna-warna ini tidak hanya menghadirkan kehangatan, tetapi juga tetap mempertahankan kesan klasik yang menjadi ciri khas rumah bergaya klasik.
4. Kesederhanaan dalam Material
Rumah klasik tidak mengikuti gaya yang neko-neko dalam pemilihan material bangunan. Kesederhanaan menjadi kunci utama, tetapi ini bukan berarti tidak ada ruang untuk kreativitas. Pemilihan material tetap mengutamakan keanggunan dan ketertiban visual yang menyatu dengan desain klasik.
Paduan material utama dengan beberapa material lain yang dapat menjadi aksen dekoratif yang menarik perhatian. Keseimbangan antara material utama dan aksen dekoratif memberikan dimensi visual yang kaya tanpa kehilangan esensi desain klasik.
Bagi yang menginginkan tampilan yang sedikit hangat, material batu bata bisa menjadi pilihan yang tepat. Batu bata memberikan kesan 'ramah' pada hunian, menciptakan nuansa yang hangat dan menyambut. Penggunaan batu bata dapat menjadi sentuhan tradisional yang tetap elegan.
BACA JUGA:3 Rekomendasi Desain Rumah Minimalis yang Unik, Cocok untuk Iklim Tropis
BACA JUGA:Kelebihan dan Kekurangan Dari Desain Rumah Kayu
Penggunaan bebatuan gelap dapat menjadi solusi. Material bebatuan gelap menambahkan elemen dramatis pada bangunan, memberikan kontrast yang menonjolkan keindahan dan keanggunan hunian klasik.
Penggunaan kayu juga dapat menjadi pilihan untuk menambahkan sentuhan elegan pada rumah klasik. Kayu memberikan kehangatan visual, menciptakan harmoni dengan keanggunan desain klasik. Kombinasi antara material utama dan kayu sebagai aksen dekoratif menciptakan kontrast yang menawan.
Hal terpenting yang perlu diingat adalah menjaga keselarasan dalam penggunaan material. Meskipun boleh berkreasi, pastikan bahwa penggunaan material tetap selaras dan tidak menutupi konsep utama rumah klasik yang ingin ditonjolkan. Keanggunan desain tetap terjaga dengan menjaga harmoni dalam setiap elemen material bangunan.
5. Plafon Tinggi sebagai Ciri Unik
Rumah klasik dikenal dengan plafon tinggi sebagai ciri unik yang mencolok. Konsep ini tidak hanya menciptakan tampilan yang anggun, tetapi juga menghadirkan nuansa ruang yang lebih lapang dan terbuka. Plafon tinggi memberikan dimensi visual yang menonjolkan kemegahan pada setiap ruangan.
Plafon tinggi pada rumah klasik sesuai dengan konsep utama arsitektur klasik yang mengusung keindahan dan kemegahan pada bangunannya. Tingginya plafon menciptakan ruang yang tampak lebih besar dan memberikan perasaan ruang yang lebih monumental.
Plafon tinggi bukan hanya soal estetika, tetapi juga memiliki nilai fungsional. Tingginya plafon mampu mencegah suasana pengap dalam ruangan, menjaga kesejukan, dan memperlancar sirkulasi udara di dalam rumah. Ini menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi penghuninya.
BACA JUGA:5 Desain Rumah Minimalis Estetik, Jadi Betah di Rumah