BACA JUGA:Budaya Begalan dalam Tradisi Pernikahan Masyarakat Banyumas
BACA JUGA:Gurihnya Cemilan Klanting Banyumas, Tradisi Kuliner yang Lezat
4. Kukusan
Alat-alat Begalan yang berikutnya yaitu Kukusan. Kukusan merupakan anyaman bambu untuk penanak nasi berbentuk kerucut. Dalam tradisinya, filosofi Begalan Banyumas memaknai bahwa kukusan bukan hanya properti biasa. Kukusan memiliki simbol untuk memperjuangkan kecukupan hidup saat sudah berumah tangga.
5. Kekeb
Kekeb atau tutup kukusan yang bermakna agar istri harus berbakti kepada suaminya, istri harus mendengarkan segala sesuatu yang suami katakan. Baik antara suami dan istri diharapkan untuk saling melengkapi dan juga menutupi kekurangan antara satu dan lainnya. Selain itu, dalam berkeluarga dianjurkan untuk bersikap jujur terdapat pasangan serta keluarga.
6. Cowek dan Muthu
Cowek dan muthu merupakan sepasang alat yang digunakan untuk menghaluskan sesuatu. Cowek atau yang dalam bahasa Indonesianya cobek merupakan mangkuk untuk alas dalam kegiatan menumbuk, sedangkan muthu atau ulekan meruoakan benda tumpul yang digunakan untuk menumbuk.
Cowek dan Muthu merupakan alat-alat Begalan yang bermakna bagi sepasang suami istri untuk menerima segala sifat baik dan buruk pasangan. Dalam menjalin rumah tangga hendaknya untuk dapat menerima semua sifat pasangan, jangan sampai hanya menerima sifat baiknya saja tanpa menerima sifat buruknya. Selain itu, dalam hubungan rumah tangga pasti akan ada manis dan pahitnya, oleh karena itu harus dijalani bersama dengan penuh kesabaran.
BACA JUGA:Nikmatnya Kuliner Tradisional Tempe Mendoan Khas Banyumas
BACA JUGA:Masyarakat di Cilacap Barat Gelar Adat Tradisi Sidekah Ketupat
7. Centhong