Salah satu upaya dalam mencegah gerakan ini adalah dengan mengadakan edukasi dan sosialiasi kepada masyarakat.
BACA JUGA:Ada Lansia Terlantar di Banyumas, Cukup Lapor ke PPSLU Sudagaran Melalui Layanan Online, Ini Caranya
“Latar belakang terjadinya radikalisme beberapa diantaranya pemahaman yang keliru dan sempit tentang agama, ketidakadilan sosial, dendam politik, dan kesenjangan ekonomi. Kita perlu memahaminya mampu mengantisipasi serta mengambil langkah strategis untuk mencegah terorisme dan radikalisme,” katanya, Kamis. 1 Desember 2022.
Dia menambahkan pola penyebaran terorisme dan radikalisme bisa melalui media internet.
BACA JUGA:Tersangka Pengedar Obat Terlarang Mengaku Dapat Keuntungan Rp 50 Ribu Per Boks
Seperti penyebaran informasi yang salah (Hoax), permainan isu melalui media sosial, cuci otak melalui chating atau dialog dunia maya, propaganda dan provokasi mengenai negara yang mengancam keberadaan penganut agama, menanamkan kebencian terhadap pemerintah dan umat beragama yang bukan kelompoknya. (tya)