Bupati Perbaiki Jalan Provinsi Gunakan Dana Pribadi

Senin 07-12-2020,11:55 WIB

BANJARNEGARA - Kondisi jalan provinsi ruas Banjarnegara - Wanayasa memprihatinkan. Pasalnya aspal di ruas tersebut ditemui banyak berlubang yang membahayakan pengguna jalan. Keberadaan lubang, sering dikeluhkan pengguna jalan dan memicu terjadinya kecelakaan. Karena belum juga diperbaiki, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono atau yang akrab disapa Wing Chin gunakan dana pribadi untuk menambal jalan. Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengaku menggunakan dana pribadi untuk memperbaiki jalan provinsi yang berlubang. "Kami punya kewajiban, mau jalan negara, jalan provinsi atau jalan kabupaten, ini kan di wilayah saya. Di Kabupaten Banjarnegara, kewajiban kita sebagai kepala daerah harus peduli. Kita peduli terhadap jalan provinsi, jalan negara," kata dia di sela-sela perbaikan jalan, Minggu (6/12). https://radarbanyumas.co.id/jalan-ambles-bendawuluh-banjarnegara-langsung-ditangani/ Dikatakan, kondisi jalan berlubang ini terjadi sejak dua pekan lalu. "Dua minggu yang lalu banyak keluhan melalui WA, SMS ke Bupati keluhannya masyarakat pernah terjadi kecelakaan, patah kaki, ada yang patah tangan. Ini pada hari Minggu tanggal 6 Desember tahun 2020," paparnya. Dia menyebut ukuran lubang bervariasi, ada yang berukuran 2 x 2 meter dan 3 x 1 meter. Kerusakan jalan ini harus segera ditangani agar lubang tidak semakin membesar dan membahayakan pengguna jalan. Menurut dia, kondisi jalan aspal yang rusak ini tidak panjang. "Untuk hot mix tidak banyak, yang banyak sama Pak Gubernur sudah dilakukan pembetonan. Ngga banyak, kalau sampai Wanayasa paling cuma 12 kilometer," jelasnya. Dia mengatakan belum melaporkan kerusakan jalan provinsi ini ke Gubernur. Sebab ada Satker dan PTK yang bertanggung jawab atas jalan yang tersebut. "Perlu kami laporkan ke Pak Gubernur, jalan Banjarnegara sampai Wanayasa. Bisanya namanya paketnya Banjarnegara - Wanayasa. Mohon perhatiannya, mohon dapat ditingkatkan," paparnya. Sehingga wisatawan yang akan menuju Dieng tidak kesulitan akses. Dikatakan aspal di ruas tersebut sudah lama. "Sudah perlu peremajaan, kalau ini memprihatinkan sekali, jalan sudah remuk," paparnya. Jalan tersebut, diaspal sekitar 20 tahun lalu. Idealnya, kata dia, pengasapalan dilakukan setiap 10 tahun. Sehingga perlu diaspal ulang agar kondisinya kembali bagus. (drn)

Tags :
Kategori :

Terkait