Anggaran Alat Bantu Difabel Minim

Kamis 11-10-2018,10:08 WIB

Kepala Dinas Sosial Banjarnegara, Azis Ahmad tengah menyalurkan bantuan alat bantu bagi difabel di Panti Pamardi Rahardjo Pucang Bawang Banjarnegara. HERU/RADARMAS BANJARNEGARA - Dinas Sosial Kabupaten Banjarnegara kuwalahan memenuhi permintaan alat bantu bagi penderita difabel. Hal itu lantaran banyaknya permintaan dan kecilnya anggaran yang dimiliki. "Jika ada sepuluh permintaan, kami paling hanya mampu memenuhi dua saja. Anggaran yang minim serta banyaknya permintaan bantuan alat tersebut menjadi sebab utamanya," kata Kepala Dinsos Kabupaten Banjarnegara, Azis Ahmad. Padahal, Azis melanjutkan, pemberian bantuan alat bagi difabel sudah dibantu oleh beberapa pihak. Seperti Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Pusat, Swasta, maupun APBD Banjarnegara. Azis mengatakan, selain karena beberapa alasan tadi, kurang terpenuhinya permintaan bantuan alat difabel juga karena mahalnya harga alat bagi difabel. "Alat bantu difabel cukup mahal," ujarnya. Dikatakannya, permintaan alat bantu bagi difabel terbanyak meliputi kursi roda, tongkat alat bantu jalan (kruk), dan alat bantu pendengaran untuk penderita tuna rungu. (her)

Tags :
Kategori :

Terkait