Pengusaha Karaoke Banjarnegara Batal Demo

Rabu 11-10-2017,09:00 WIB

BANJARNEGARA - Sejumlah pengusaha karaoke dan pendukungnya awalnya akan melakukan aksi pada tanggal 10 Oktober atau aksi 1010. Aksi tersebut bertujuan untuk memprotes kebijakan kepala daerah yang menutup tempat karaoke yang tidak berizin dan melanggar aturan. Namun aksi tersebut batal dilakukan. Meskipun demikian, Polisi dibantu TNI tetap bersiaga mengamankan wilayah Purwareja Klampok. Kapolres Banjarnegara, AKBP Nona Pricillia Ohei melalui Kapolsek Purwareja Klampok, AKP Hasan Suhairi mengatakan meskipun aksi batal dilakukan, pihaknya tetap menyiagakan pasukan untuk mengamankan situasi. SIAGA : Polisi dan TNI berjaga-jaga di toko dan tempat karaoke di wilayah Purwareja Klampok, Selasa (10/10).DARNO/RADARMAS "Hal ini kita lakukan untuk antisipasi hal-hal tidak diinginkan. Aksi batal karena kita sudah melakukan upaya persuasif agar pengusaha karaoke beserta simpatisannya tidak melakukan aksi 1010," terangnya, kemarin. Guna pengamanan ini, dikerahkan 10 personel dari Polsek Purwareja Klampok dibantu satu regu Sabhara Polres Banjarnegara. Selain itu, sejumlah anggota TNI ikut serta dalam mengamankan wilayah. "Ini kita lakukan supaya situasi kondusif. Personel yang disiagakan bukan berjaga stasioner di satu titik. Tapi patroli keliling wilayah," terangnya. Hasan menambahkan selain melakukan pengamanan ke sejumlah toko di Pasar Perja, pihaknya juga melakukan patroli ke dua tempat karaoke yang ada di wilayahnya. (drn/nun)

Tags :
Kategori :

Terkait