DILATIH KETERAMPILAN : Para lansia diajarkan cara membuat kerajinan.RAYKADIAH/RADARMAS
CILACAP - Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Dewanata Slarang, Cilacap kini ”overload” . Bahkan di khawatirkan akan semakin banyak lansia yang tidak tertampung di PPSLU ini.
“Total lansia yang ada di Panti Dewanata sudah ada 100 orang. Yang mengalami degeneratif atau penyakit kronis lansia ada 50 orang. Dengan persyaratan mereka berumur 60 tahun dan memang tidak mampu atau terlantar," jelas Kepala PPSLU Dewanata Slarang Fatmawati.
Saat ini sudah tidak bisa lagi menampung lansia yang terlantar. Padahal keberadaan PPSLU sangat penting untuk memotivasi lansia yang tidak percaya diri dan beranggapan tidak berguna. Pihaknya terus memberi motivasi kepada lansia tersebut supaya menjaga kesehatannya menjadi lansia yang berguna.
"Disini tidak hanya menerima lansia yang ada di Cilacap. Namun lansia dari daerah lain di eks Karisidenan Banyumas," ujarnya.
Dikatakan, apabila ada lansia yang terlantar dari daerah manapun tetap akan diterima, namun mereka akan mengarahkan lansia tersebut ke panti lain. Beberapa panti tersebut yakni Martani Kroya di Cilacap, Sudagaran Banyumas, dan Panti Pamardi Raharjo di Banyumas.
“Kita tetap memberi pelayanan. Tapi karena disini sudah penuh kita bisa arahkan ke panti lain. Di Jawa Tengah sendiri ada sembilan panti sosial," kata dia.
Dijelaskan, tiap panti berbeda-beda penanganannya. Misalkan ada permasalahan sosial, pihaknya akan mengarahkan ke panti yang terkait. Sebagai contoh, bagi yang mengalami gangguan jiwa, akan diarahkan ke Pantu Martani di Kecamatan Kroya. (ray)