TERBAKAR : Rumah bagian belakang milik Sudarto rusak karena terbakar, justru saat dirinya bersiap menggelar hajatan. ISTIMEWA
MAJENANG - Rencana Sudarto (45), warga Dusun Cirangkong RT 06 RW 01 Desa Bener Kecamatan Majenang untuk menggelar hajatan, berantakan. Karena tempat tinggalnya terbakar, justru saat para tetangga tengah membantu memasak beragam menu untuk disajikan saat hajatan, Selasa (18/6) siang.
Informasi yang diterima Radarmas menyebutkan, kobaran api bermula ketika Warto, salah satu tetangga, mencium bau gas dari dalam rumah korban. Dia lalu berupaya mencari asal bau dan ternyata berasal dari tabung gas ukuran 12 kilogram.
Yang terjadi setelah itu justru adalah suasana panik. Karena Warto membawa tabung dan melemparnya ke luar rumah. Tabung ini jatuh dekat tungku, tempat tetangga korban sedang memasak. Sontak api dari tungku seperti mengejar gas yang keluar dari tabung.
Kobaran api ini membuat tetangga yang sedang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri. Mereka merasa takut dan panik karena api terus bertambah besar. Mendapati situasi tidak menguntungkan ini, warga dan tetangga korban berinisiatif memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Salah satu warga lalu menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Majenang.
Petugas langsung bergegas menuju lokasi. Api pada akhirnya bisa dikuasai setelah petugas menyemprotkan air. Upaya pemadaman ini dibantu warga hingga kerusakan bisa diminimalisir.
"Rumah bagian belakang rusak sekitar lima puluh persen," ujar Kepala Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cilacap, Supriyadi, kemarin. Dia menaksir korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.
Sehari sebelumnya, petugas Pos Damkar Sidareja menangani kebakaran di Dusun Tanjungwangi RT 05 RW 03 Desa Wringinharjo Kecamatan Gandrungmangu, Senin (17/6) lalu. Rumah milik Tumin tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang bepergian.
Diperkirakan api muncul karena arus pendek. Kasi Pelayanan Desa Wringinharjo, Ahmad Subhan mengatakan, api pertama kali diketahui oleh sejumlah anak yagn tengah bermain dekat rumah korban. (har/din)