Purbalingga Kekurangan 1.500 Guru

Senin 08-04-2019,12:15 WIB

SERAHKAN SK : Plt Bupati menyerahkan SK CPNS kepada guru. AMARULLAH NURCAHYO/RADARMAS PURBALINGGA - Meski telah dipenuhi bertahap melalui rekrutmen CPNS tahun 2018, namun kebutuhan jumlah guru di Purbalingga masih belum tercukupi. Hingga tahun ini, kekurangan guru masih mencapai angka di atas 1.500 orang. Kebanyakan guru sekolah dasar (SD). Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga Sarjono mengatakan, sesuai penerimaan SK CPNS ada lebih dari 260 guru terisi. Namun belum optimal. Menurutnya, kekurangan guru akan semakin bertambah karena per bulan rata-rata 20 orang guru pensiun. Padahal pengganti belum bisa dipastikan tiap tahun terpenuhi. “Adanya guru honorer akan sangat membantu pelaksanaan belajar mengajar di sekolah. Karena mereka bisa mengisi kekosongan guru yang pensiun ataupun yang kurang,” katanya. Lebih lanjut dikatakan, waktu yang dibutuhkan untuk pemenuhan kekurangan guru cukup lama. Namun Sarjono yakin, dengan upaya optimal memacu kinerja guru, pendidikan di Purbalingga tidak akan tertinggal. Sementara itu Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning PPratiwi SE BEcon MM meyakinkan, seberapapun kebutuhan yang akan dipenuhi tidak bisa langsungn. Semua tetap bergantung pada kuota pusat atas usulan dari Pemerintah Kabupaten. “Kita hanya mengusulkan kebutuhan. Yang menentukan Purbalingga dapat kuota berapa saja itu pemerintah pusat melalui jajarannya,” katanya. Tiwi juga kembali mengingatkan, pemerirntah daerah masih memiliki waktu untuk mengadakan P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, red). Saat P3K sudah terpenuhi, maka tidak diperbolehkan lagi adanya guru honorer, Tenaga harian lepas (THL) dan sejenisnya. “Untuk mengawasi atau membatasi jangan sampai kembali merekrut selain P3K, kami selalu ingatkan di jajaran semua OPD. Jadi mereka akan semakin memahami dan tidak aka nasal mengambil tenaga atau pegawai diluar P3K,” tegasnya. (amr/sus)

Tags :
Kategori :

Terkait