MRC UMP Launching Pelatihan 450 CPMI Batch 2, BP3MI Jateng Dorong Semangat

Selasa 13-10-2026,11:45 WIB
Reporter : Humas UMP
Editor : Ali Ibrahim

Dalam kesempatan tersebut, BP3MI Jawa Tengah mengusung semangat: “Berangkat Menjadi Migran, Pulang Menjadi Juragan.”

Semangat tersebut mengandung harapan agar pekerja migran Indonesia mampu memanfaatkan pengalaman kerja, penghasilan, keterampilan, dan jejaring internasional untuk membangun usaha serta menciptakan lapangan pekerjaan setelah menyelesaikan masa kontrak kerja.

"Dengan demikian, PMI diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi kelak juga mampu menjadi pelaku usaha dan penggerak ekonomi di daerah asalnya," tegas Rinto menutup sambutannya. 

Pemkab Banyumas: MRC UMP Berkontribusi Mengurangi Pengangguran

Sementara itu, Bupati Banyumas yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Banyumas, Amrin Makruf, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan peningkatan kapasitas CPMI Batch 2 oleh MRC UMP. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membantu pemerintah daerah memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Banyumas.

Pemerintah Kabupaten Banyumas memandang bahwa pelatihan berbasis kompetensi dan kebutuhan pasar kerja internasional dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran.

Melalui program ini, masyarakat yang belum memperoleh pekerjaan di dalam negeri memiliki kesempatan meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri untuk mengakses pasar kerja internasional secara legal dan profesional.

"Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, BP3MI, dan perusahaan penempatan pekerja migran dapat terus dikembangkan agar manfaat program semakin luas," ungkapnya.

Ia menegaskan selain berkontribusi terhadap pembukaan akses kesempatan kerja, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat perekonomian masyarakat, dan menciptakan sumber daya manusia Banyumas yang berdaya saing global.

Rektor UMP Dorong Program Bekerja Sambil Kuliah, PMI Pulang Membawa Gelar Sarjana

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto Prof. Dr. Jebul Suroso menyampaikan bahwa program peningkatan kapasitas calon pekerja migran perlu dikembangkan secara lebih inovatif dan berkelanjutan. Salah satu gagasan strategis yang disampaikan adalah pengembangan "program bekerja sambil kuliah", yang memberikan kesempatan kepada para pekerja migran untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi di UMP meskipun sedang bekerja di luar negeri.

"Melalui skema pendidikan yang fleksibel dan dukungan teknologi pembelajaran, para PMI dapat mengembangkan kompetensi akademik bersamaan dengan pengalaman profesional yang diperoleh selama bekerja," ungkapnya.

Rektor UMP menyampaikan harapan bahwa peserta pelatihan yang berangkat bekerja ke luar negeri tidak hanya kembali dengan tabungan dan pengalaman kerja, tetapi juga dengan peningkatan jenjang pendidikan.

“Harapannya, ketika para pekerja migran menyelesaikan dua kali masa kontrak kerja di luar negeri, mereka sudah dapat kembali ke Indonesia dengan menyandang gelar sarjana," tegasnya.

Gagasan tersebut menjadi arah pengembangan program MRC UMP yang mengintegrasikan pelatihan keterampilan kerja, kesempatan penempatan internasional, dan akses pendidikan tinggi. Melalui pendekatan tersebut, UMP berupaya menghadirkan model pengembangan sumber daya manusia yang tidak berhenti pada penempatan kerja, tetapi juga mengarah pada peningkatan kualifikasi pendidikan dan mobilitas sosial ekonomi pekerja migran Indonesia.

MRC UMP Bangun Ekosistem Migrasi Berkelanjutan

Tags :
Kategori :

Terkait