CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap mulai mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, yang akan berlangsung tahun ini.
Untuk mendukung kelancaran pendataan, BPS Cilacap akan melibatkan ribuan petugas lapangan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.
Kepala BPS Kabupaten Cilacap, Suswandi mengatakan, pihaknya membutuhkan sekitar 2.070 petugas untuk pelaksanaan sensus tersebut.
Petugas yang direkrut terdiri dari Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).
"Perekrutan sekarang adalah mitra tambahan, bukan mitra yang pernah dipekerjakan sebelumnya. Kami butuh sekitar 2.070 petugas," ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, para petugas nantinya tidak hanya bertugas dalam Sensus Ekonomi 2026, tetapi juga akan membantu berbagai survei rutin BPS lainnya seperti Susenas dan Sakernas yang tetap berjalan bersamaan.
Menurut Suswandi, rangkaian Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung selama empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026.
BACA JUGA:BPS Siapkan Cilacap Dalam Angka 2026, Jadi Rujukan Data Pembangunan Daerah
Pada Mei 2026, pendataan difokuskan untuk perusahaan-perusahaan besar.
Proses pendataan dilakukan secara mandiri melalui tautan yang dikirimkan ke email perusahaan dengan pendampingan dari pegawai internal BPS.
Sementara mulai pertengahan Juni hingga Agustus 2026, pendataan akan dilakukan secara door to door untuk rumah tangga, usaha kecil, dan usaha menengah.
"Pelaksanaan pendataan dilakukan secara bertahap sesuai jenis usaha yang menjadi sasaran," lanjutnya.
Petugas lapangan nantinya menggunakan aplikasi digital berbasis CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing) atau aplikasi melalui telepon genggam saat melakukan pendataan.
Suswandi berharap, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Cilacap dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan dari masyarakat.
"Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar dalam melihat perkembangan ekonomi dan usaha di daerah," pungkasnya. ***