BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pengelola Wisata Kampung Nopia Desa Pekunden Kecamatan Banyumas mulai menyosialisasikan rencana pemindahan basecamp pelayanan wisata kepada pengunjung. Langkah ini dilakukan seiring dimulainya pembangunan balai pertemuan yang akan difungsikan sebagai pusat aktivitas dan penerimaan wisatawan.
Ketua Wisata Kampung Nopia, Agus Silo, mengatakan sosialisasi sudah mulai dilakukan kepada para pengunjung. Pemindahan ini bertujuan memberikan ruang yang lebih luas dan nyaman bagi aktivitas wisata.
"Sudah sedikit sosialisasi ke pengunjung bahwa kita akan pindah ke tempat yang agak lebih luas," ujar Agus, Senin (4/5). Pernyataan ini menandai tahap awal perubahan layanan di kawasan wisata tersebut.
Bangunan baru nantinya dirancang lebih representatif untuk menampung rombongan wisatawan yang rata-rata mencapai puluhan orang. Kondisi ini diharapkan membuat mobilitas pengunjung lebih leluasa saat mengikuti kegiatan edukasi.
BACA JUGA:Proyek Balai Pertemuan Kampung Nopia Banyumas Tertunda, Warga Tetap Kejar Target Rampung
Selain itu, pengunjung tetap dapat menikmati sesi atraktif berupa demonstrasi pembuatan nopia sebagai kuliner tradisional khas Banyumas. Aktivitas ini menjadi daya tarik utama yang menggabungkan wisata dan edukasi budaya lokal.
Lokasi bangunan baru juga memiliki nilai tambah karena terhubung langsung dengan panorama Sungai Serayu. Pengunjung bisa menyaksikan aktivitas warga yang mencari ikan menggunakan perahu di sekitar sungai.
Keberadaan pemandangan alam ini diharapkan membuat wisatawan semakin betah menikmati suasana Kampung Nopia. Pengalaman wisata tidak hanya kuliner, tetapi juga menyatu dengan kehidupan masyarakat setempat.
"Kebun telang yang bermanfaat untuk kesehatan nanti tetap ada di area gedung baru sehingga pengunjung masih dapat melakukan petik bunga," sambung Agus. Fasilitas ini tetap dipertahankan sebagai bagian dari wisata edukasi herbal.
BACA JUGA:Kontrak Hampir Habis, Kampung Nopia Banyumas Kejar Target Pembangunan Balai Pertemuan
Kebun bunga telang selama ini menjadi salah satu spot favorit, terutama bagi anak-anak. Selain mencicipi olahan tehnya, pengunjung juga diajak mengenal tanaman herbal dengan hamparan bunga berwarna biru keunguan.
Untuk mendukung hal tersebut, pengelola menyiapkan lahan khusus untuk penanaman bibit bunga telang di area baru. Upaya ini dilakukan agar ketersediaan tanaman tetap terjaga sekaligus memperluas daya tarik wisata Kampung Nopia. ***