"Kayaknya cukup murah. Dan ini mungkin bisa masuk anggaran kita untuk bantuan perbaikan rumah, anggaran perbaikan rumah kita sekarang saat ini Rp 20 juta, jadi ini satu rumah kita perhitungkan Rp 4-5 juta untuk gentengnya," ungkapnya.
Prabowo juga menegaskan rencana untuk mengurangi penggunaan seng berkarat pada rumah masyarakat. Menurutnya, material tersebut tidak sehat bagi penghuni rumah dalam jangka panjang.
"Tidak sehat untuk yang huni," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan optimistis daerahnya dapat mencapai target zero waste to money pada akhir 2028. Namun, ia menegaskan hal tersebut membutuhkan dukungan tambahan infrastruktur pengolahan sampah.
BACA JUGA:Prabowo Ganti Pucuk Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat Nahkodai Periode 2026–2031
"Kita masih kekurangan 15 TPST, mudah-mudahan bisa dibantu 15 TPST," jelasnya.
Menurutnya, penambahan 15 TPST dengan kapasitas masing-masing 10 ton per hari akan sangat menentukan keberhasilan target tersebut. Jika terpenuhi, Banyumas diyakini mampu mewujudkan pengelolaan sampah yang tidak hanya bebas limbah, tetapi juga bernilai ekonomi. ***