DPU Banyumas Petakan Titik Rawan Genangan Perkotaan

Senin 27-04-2026,17:43 WIB
Reporter : Juni R
Editor : Ali Ibrahim

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Penataan drainase masih menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas. Sejumlah titik di wilayah perkotaan masih menjadi langganan genangan saat hujan deras turun.

Kondisi ini kerap dikeluhkan masyarakat karena mengganggu aktivitas dan berpotensi merusak infrastruktur. Pemerintah daerah pun terus berupaya melakukan pembenahan secara bertahap.

Kepala Bidang Jalan dan Drainase DPU Banyumas, Rusli Kurnia, menyebut beberapa titik rawan genangan tersebar di kawasan strategis. Di antaranya Ujung Selatan Jalan S. Parman, Jalan Gerilya depan Pengadilan, Simpang Unsoed, hingga Simpang Kaliputih ke arah utara.

"Kalau hujan itu agak memang menjadi PR itu ada juga depan Perumahan Griya Karang Indah, di situ kemarin juga kami ada laporan dari masyarakat," jelasnya.

BACA JUGA:Drainase Mampet Disikat Massal, 100 Pegawai DPU Banyumas Turun Tangan di Jalan S Parman

Laporan dari masyarakat tersebut langsung ditindaklanjuti oleh DPU dengan pengecekan di lapangan. Hasilnya, ditemukan adanya aliran air yang tersendat dan tidak mengalir lancar.

"Kami juga perlu banyak memperbaiki drainase, yang secara umur layanan sebenarnya sudah dilampaui," paparnya.

Selain faktor usia infrastruktur, kondisi drainase juga diperparah oleh perilaku masyarakat. Saluran yang tertutup, tidak dibersihkan, hingga menjadi tempat pembuangan sampah membuat genangan sulit diatasi.

Rusli menegaskan, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga fungsi drainase. Ia mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan rutin melakukan kerja bakti.

BACA JUGA:DED Masjid Seribu Bulan Direview, DPU Banyumas Kejar Dua Syarat Kementerian PU Rampung April

"Kami akan berkoordinasi juga dengan pengelola jalan nasional untuk bisa, mencarikan solusi yang terbaik," ungkapnya.

Upaya penanganan juga akan melibatkan berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan lebih efektif. Koordinasi lintas instansi dinilai penting untuk menangani titik genangan yang berada di jalur nasional.

Dari sisi anggaran, DPU Banyumas saat ini memiliki keterbatasan dalam penanganan drainase. Alokasi dana yang tersedia pada tahun ini relatif kecil dibanding kebutuhan di lapangan.

"Kalau sekarang baru pindah (bidang drainase) ke kami, jadi ini kalau enggak salah cuma Rp 1 miliar untuk anggaran yang di tahun ini," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, penanganan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas. Pemerintah berharap perbaikan drainase bisa mengurangi genangan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat. ***

Kategori :