Banner v.2

Rel Sumpiuh Banyumas Rawan Kecelakaan, Aspal Rusak Picu Pengendara Jatuh

Rel Sumpiuh Banyumas Rawan Kecelakaan, Aspal Rusak Picu Pengendara Jatuh

Arus lalu lintas tersendat ketika ada sepeda motor jatuh di perlintasan rel kereta api JPL 501 Sumpiuh. Terlebih ketika hujan dan setelah ada kereta api melintas. -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Perlintasan rel kereta api JPL 501 di ruas jalan kabupaten Kota Sumpiuh membahayakan pengguna jalan. Kondisi rel melintang dan aspal rusak kerap memicu kendaraan tergelincir, terutama saat hujan.

Kerusakan tersebut berdampak pada arus lalu lintas yang melintas di kawasan itu. Pengendara harus ekstra hati-hati untuk menghindari risiko kecelakaan.

Pengendara roda empat, Yusuf Maharso, mengaku sering menemui kendala saat melintas dari arah Purwokerto menuju Solo. Posisi rel dan kondisi jalan dinilai memperlambat laju kendaraan.

"Perlintasan rel Sumpiuh rusak menyendat arus lalu lintas, kita yang berada di belakang sepeda motor jatuh harus pelan dan hati-hati," ujar Yusuf, Rabu (15/4).

BACA JUGA:Niat Mau Rekam Kereta Api, HP Milik Warga Sidanegara Cilacap Jatuh dan Terjepit Bantalan Rel

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Terutama ketika ada pengendara sepeda motor yang terjatuh di lokasi.

Yusuf berharap kerusakan aspal segera ditangani oleh instansi terkait. Perbaikan dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Keluhan serupa disampaikan warga setempat, Kirno, yang kerap membantu pengendara saat hujan. Ia mengaku sering datang ke lokasi untuk menolong korban yang terpeleset.

Menurutnya, kondisi jalan semakin berbahaya saat malam hari. Minimnya penerangan membuat pengendara sulit mengantisipasi kerusakan jalan.

BACA JUGA:Jalur Prupuk–Linggapura Kembali Dibuka, Kereta Kembali Melintas Bertahap

Ia menyebut lampu penerangan jalan umum banyak yang rusak. Hanya tersisa satu tiang lampu yang masih berfungsi di area tersebut.

"Bulan puasa kemarin, petugas bolak-balik datang ke sini untuk mengukur. Tapi, sampai sekarang belum ada perbaikan. Sudah banyak sekali sepeda motor yang jatuh," beber Kirno.

Kirno mencatat sejumlah korban harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan. Ia berharap penanganan segera dilakukan agar tidak ada korban berikutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Drainase DPU Banyumas, Rusli Kurnia, mengatakan pihaknya sudah mengusulkan penanganan. Proposal bantuan telah diajukan ke Satker Jalan Nasional sebelum Lebaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: