PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kondisi barrier di pertigaan Moro yang tidak seluruhnya dalam keadaan baik menjadi perhatian Dinas Perhubungan Banyumas. Perbaikan pun mulai dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan di titik tersebut.
Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Banyumas, Oktavia Yulianto, S.E mengatakan, penanganan sudah dilakukan sejak pekan lalu. Dari hasil pengecekan, tidak semua barrier mengalami kerusakan.
"Tanggal 10 April kemarin empat barrier kami ganti," katanya pada Radarmas, Selasa (14/4). Penggantian dilakukan pada barrier yang dinilai sudah tidak layak pakai.
Okta menjelaskan, total terdapat sekitar 20 barrier yang terpasang di pertigaan Moro. Dengan demikian, sebagian besar barrier masih dalam kondisi baik dan dapat berfungsi optimal.
BACA JUGA:Moro Purwokerto Dibeli Rita Group, Akan Disulap Jadi Plaza, Nilainya Fantastis Hingga Rp 120 Miliar
Ia menegaskan, kondisi barrier di seluruh wilayah Banyumas rutin dilakukan pengecekan. Tidak hanya rambu dan marka jalan, tetapi juga barrier menjadi bagian dari perhatian pemeliharaan.
"Penyebab kerusakan barrier karena usia. Juga akibat tertabrak pengguna jalan," terang dia. Faktor tersebut menjadi penyebab utama menurunnya kualitas barrier di lapangan.
Terkait rekayasa lalu lintas di pertigaan Moro, Okta menyebut belum ada perubahan meski terjadi pergantian kepemilikan kawasan Moro. Pengaturan lalu lintas yang berlaku masih sama seperti sebelumnya.
"Untuk perubahan rekayasa lalu lintas perlu dirapatkan bersama dengan pihak terkait," pungkas Okta. Keputusan tersebut akan diambil melalui pembahasan lintas instansi.***