Jembatan Desa Pekuncen Kecamatan Sempor Ambles, Akses Warga Terhambat

Jumat 27-02-2026,15:35 WIB
Reporter : Cahyo Kuncoro
Editor : Puput Nursetyo

KEBUMEN - Jembatan Desa Pekuncen Kecamatan Sempor, ambruk Kamis petang (26/2). Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp 50 juta.

Selain itu, aktivitas warga terganggu, terlebih jembatan tersebut merupakan jalur  penghubung antara Makam Desa Pekuncen dan Cagar Budaya Banyak Wide di Kecamatan Sempor.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengatakan, ambruknya jembatan tersebut kali pertama diterima dari Sekretaris Desa Pekuncen, Eko Prasetyo pada pukul 18.15 WIB melalui grup WhatsApp Sempor Siaga.

Informasi awal diperoleh dari dua warga setempat yang melihat langsung kondisi jembatan memiliki panjang sekitar 4 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 4 meter itu ambles.

BACA JUGA:Tekan Lonjakan Harga, Distapang Kebumen Gelar GPM

BACA JUGA:Stadion Chandradimuka Akan Miliki Venue Wall Climbing, Voli, hingga Panahan

"Kondisi bangunan sudah lama dan sebagian material mengalami pelapukan. Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan juga cukup tinggi sehingga mempercepat abrasi dari aliran irigasi Watu Barut," ujar AKBP Putu, Jumat (27/2).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat bersama pemerintah desa dan warga menggelar kerja bakti untuk membersihkan material yang jatuh ke aliran sungai Jumat (27/2).

Menurut AKBP Putu, hingga kini jembatan tersebut masih belum dapat dilewati. Struktur yang sebelumnya lapuk dan tergerus arus irigasi belum memungkinkan untuk difungsikan kembali. Aparat telah memasang penutup dan tanda peringatan di sekitar lokasi.

"Untuk sementara akses dialihkan melalui jalur alternatif terdekat. Kami mengimbau warga agar tidak memaksakan melintas demi keselamatan," kata Kapolres. (cah)

Kategori :